Lawan Brasil! Korsel ingin buat keajaiban lagi

photo author
Bastian Korompot, Sulut Zone
- Minggu, 4 Desember 2022 | 07:54 WIB
Korsel Main Ngotot, optimis buat keajaiban lagi (Tangkap layar Twitter/@kabjag1/)
Korsel Main Ngotot, optimis buat keajaiban lagi (Tangkap layar Twitter/@kabjag1/)

Sulutzone - Son Heung-min bertekad Korea Selatan bisa menciptakan keajaiban lagi dengan mengalahkan Brasil pada babak 16 besar Piala Dunia

Son Heung-min merasa optimis menyusul kemenangan bersejarah mereka atas salah satu raksasa bola Eropa, Portugal.

Meski Korsel nyaris tersingkir sebelum Hwang Hee-chan diturunkan paBaca Juga: Kerusakan akibat gempa 6,1 M, BPBD Garut; belum tercatatda masa injury time, akhirnya bisa mencetak gol kemenangan 2-1 melawan Portugal. 

Baca Juga: Mimpi Australia Kandas! Argentina Ke Perempat Final Bertemu Belanda

Lolos ke 16 besar Korsel akan bertemu tim Samba Brasil, salah satu negara yang difavoritkan di turnamen.

Kapten Korsel, Son Heung-min yang bermain mengenakan masker wajah paska operasi, mengatakan mereka belum siap untuk pulang dari Qatar.

Setelah membuat kejutan di Piala Dunia kali ini, Korsel ingin menciptakan suatu keajaiban lagi.

Baca Juga: Demi Palestina, Indonesia Pernah Kubur Mimpinya, Dengan Buang Tiket Lolos Kualifikasi Piala Dunia 1958

"Ini luar biasa tapi turnamen kami belum usai," kata striker Tottenham Hotspur itu menyusul kemenangan emosional melawan Portugal.

"Kami selalu bicara soal mencapai 16 besar sebagai tujuan kami tapi kami sekarang harus mencoba melampauinya," kata Son, yang menitikkan air mata kebahagiaan, kepada media Korsel di Doha seperti dilansir AFP.

"Saya harap kami dapat menciptakan keajaiban lagi," ia menambahkan, setelah membantu Hwang dengan lari sekuat tenaga sebelum melancarkan umpan melewati kaki bek Portugal, dilansir dari ANTARA. 

Bukan mustahil negeri ginseng Korsel dapat mengulangi kesuksesan saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2002 dan mengejutkan dunia dengan mencapai semifinal.

Pelatih Korsel saat ini Sergio Costa, yang mengambil alih kepemimpinan dari pinggir lapangan saat laga Grup H melawan Portugal karena pelatih Paulo Bento terkena sanksi, tak ingin membuat perbandingan dengan prestasi pada 2002 tersebut.

"Saya tak bisa membandingkan karena saya melihat Piala Dunia 2002 lewat televisi dan saya tidak mengenal mereka," kata Costa, yang mengarsiteki kemenangan atas Portugal, yang notabene adalah negara asalnya, di saat bosnya absen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bastian Korompot

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X