Sulutzone - Bintang Timnas Brasil Neymar sepertinya isyaratkan tak lagi bakal membela negaranya, setelah tersingkir oleh Kroasia melalui adu penalti di perempat final Piala Dunia 2022 Qatar pada Sabtu dini hari.
Isyarat tersebut, terlihat ketika Neymar mengatakan dia tidak menjamin kembali membela tim Samba.
"Saya tidak menutup pintu apa pun di tim nasional, tetapi saya juga tidak menjamin 100 persen akan kembali," kata Neymar setelah pertandingan yang dikutip AFP, dilansir ANTARA.
Baca Juga: Eforia Kekalahan Belanda,Terasa Sampai Di Kotamobagu
"Saya perlu berpikir lebih banyak tentang ini, tentang apa yang tepat untuk saya dan untuk tim nasional."
Meskipun Neymar mampu menyamai rekor 77 gol milik Pele untuk timnas Brazil, dengan gol brilian ke gawang Kroasia ketika berlaga di 8 besar Piala Dunia 2022, Jumat malam, namun tak lengkap tanpa kemenangan.
Dalam adu penalti tersebut, Neymar tidak menjadi penendang, Upaya Rodrygo diselamatkan oleh Dominik Livakovic dan Marquinhos membentur tiang, sementara Kroasia mencetak empat gol untuk memenangkan adu penalti 4-2.
Selain terhenti di 8 besar Piala Dunia 2022, Brazil dan Neymar juga tereliminasi di perempat final oleh Belgia di Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia.
Begitu juga Piala Dunia 2014, Samba dipermalukan 1-7 oleh Jerman.
Ini adalah kali kedua berturut-turut Brazil tersingkir dari Piala Dunia di babak perempat final.
Baca Juga: Mengaku Hati-hati Saat Lawan Argentina! Virgil Van Dijk: Mereka Tim Yang Fantastis
Tak hanya Neymar yang hanya beri Isyarat, Pelatih Timnas Brasil Tite yang sebenarnya sudah berniat meninggalkan posisinya setelah Piala Dunia ini berakhir, meski mereka menjadi juara atau tidak, justru sudah memantapkan keputusannya.
"Seperti yang saya katakan, siklus saya sudah berakhir. Saya mengatakannya lebih dari satu setengah tahun yang lalu. Saya bukan orang yang suka menarik kata-kata," kata Tite usai pertandingan yang dikutip Daily Star pada Sabtu, dilansir ANTARA.