Di tengah eskalasi konflik, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan peringatan keras kepada rakyat Lebanon.
Baca Juga: Menyoroti Serbuan Rudal Iran ke Israel yang Bikin AS Marah Besar dan Tekan ‘Sirine’ Balas Dendam
Netanyahu mengingatkan bahwa mereka dapat menghadapi "kehancuran dan penderitaan" seperti warga Palestina di Gaza, jika mereka tidak "membebaskan" negara mereka dari kelompok Hizbullah.
"Anda memiliki kesempatan untuk menyelamatkan Lebanon sebelum jatuh ke jurang perang panjang, yang akan menyebabkan kehancuran dan penderitaan seperti yang kita lihat di Gaza," kata Netanyahu dalam pidato yang ditujukan kepada rakyat Lebanon.
Peringatan ini seolah ingin mengarahkan rakyat Lebanon untuk melawan Hizbullah dan mencegah eskalasi konflik yang lebih besar.
Baca Juga: Keberhasilan Giant Sea Wall di Jepang Amankan Desa Kecil dari Tsunami
"Saya katakan kepada Anda, rakyat Lebanon: Bebaskan negara Anda dari Hizbullah sehingga perang ini dapat berakhir," imbuh Netanyahu.
Ia menekankan bahwa konflik ini hanya akan merugikan rakyat Lebanon dan tidak akan membawa hasil yang baik.
Netanyahu juga memperingatkan bahwa jika rakyat Lebanon tidak bertindak, Hizbullah akan terus menggunakan mereka sebagai tameng manusia dalam konfliknya dengan Israel.
Baca Juga: Skandal Politik: Mantan Presiden Korea Selatan, Moon Jae In, Ditetapkan Tersangka Kasus Penyuapan
"Jika Anda tidak melakukannya, Hizbullah akan terus mencoba memerangi Israel dari daerah padat penduduk dengan mengorbankan Anda.
Mereka tidak peduli jika Lebanon terseret ke dalam perang yang lebih luas," cetus Netanyahu.
Pernyataan keras dari kedua belah pihak menunjukkan bahwa konflik Israel-Lebanon semakin memanas dan berpotensi untuk memicu perang yang lebih besar.
Baca Juga: Konflik Gaza Meluas: Yerusalem, Tepi Barat, dan Lebanon Terlibat
Situasi ini menjadi perhatian serius bagi dunia internasional, mengingat potensi dampak konflik tersebut terhadap stabilitas regional dan global.