internasional

Hizbullah Ancam Serang Haifa, Israel Peringatkan Lebanon

Rabu, 9 Oktober 2024 | 14:56 WIB
Serangan Israel ke Lebanon beberapa waktu lalu (Ist)

SULUTZONE -- Tensi konflik Israel-Lebanon kembali memanas setelah Hizbullah, kelompok bersenjata yang didukung Iran, mengancam akan melancarkan serangan balasan terhadap Israel, termasuk kota pelabuhan Haifa. 

Ancaman ini dilontarkan sebagai respons atas serangan udara Israel yang terus meningkat di wilayah Lebanon.

"Serangan musuh Israel yang semakin intensif berarti bahwa Haifa dan lokasi-lokasi lain akan menjadi sasaran roket kami seperti halnya Kiryat Shmona, Metula, dan lokasi-lokasi lain," kata Hizbullah dalam sebuah pernyataan. 

Baca Juga: Putra Mahkota Arab Saudi Tenangkan Publik Soal Kesehatan Raja Salman

Kelompok ini menegaskan bahwa mereka tidak akan segan-segan untuk menyerang wilayah Israel sebagai bentuk pembalasan atas serangan yang mereka terima.

Sebelumnya, militer Israel melaporkan bahwa 85 proyektil ditembakkan dari Lebanon ke Israel utara, termasuk Haifa. 

Serangan ini menandai eskalasi konflik yang semakin intens antara kedua negara.

Baca Juga: Turki Evakuasi Ribuan Warganya dari Lebanon di Tengah Konflik Israel-Hizbullah

Hizbullah juga telah menembakkan sedikitnya 190 rudal "Fadi 1" ke wilayah Israel, termasuk pangkalan militer di Haifa, kota terbesar ketiga di Israel. 

Serangan ini mengakibatkan sedikitnya 12 orang mengalami luka-luka.

Militer Israel, dalam pernyataannya, menyebut sekitar 190 proyektil telah memasuki wilayahnya pada Senin (7/10) waktu setempat. 

Baca Juga: Raja Charles III Akhirnya Makan Siang, Demi Kesehatan dan Atas Permintaan Sang Ratu

Israel pun meningkatkan operasi militernya di Lebanon, termasuk penambahan pasukan dalam operasi darat di dekat perbatasan.

Meskipun Tel Aviv mengklaim bahwa operasi darat mereka di Lebanon dilakukan secara "terlokalisasi, terbatas dan tepat sasaran", skalanya terus meningkat sejak pekan lalu. 

Hal ini menunjukkan bahwa Israel semakin serius dalam merespon serangan Hizbullah.

Halaman:

Tags

Terkini