Sulutzonecom -- El Salvador menjadi negara pertama di dunia yang menerima Bitcoin sebagai mata uang sah pada September 2021. Presiden Nayib Bukele kemudian mulai membeli 1 BTC per hari sejak November 2022. Kini, pemerintah El Salvador memiliki lebih dari 2.000 BTC dengan nilai lebih dari US$ 180 juta.
Meski menghadapi tantangan ekonomi, Bukele menegaskan bahwa pemerintah tidak berencana menjual Bitcoin mereka. Langkah ini didukung oleh para pakar, termasuk Tim Draper, yang percaya bahwa jika harga Bitcoin mencapai US$ 100.000, El Salvador bisa melunasi utangnya kepada IMF.
Penggunaan Bitcoin diharapkan membuat El Salvador semakin mandiri secara finansial dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap mata uang kripto. Jika strategi ini berhasil, El Salvador bisa menjadi contoh sukses integrasi Bitcoin dalam perekonomian negara.
Artikel Terkait
Robert Kiyosaki Ramal Harga Bitcoin, Emas, dan Perak Akan Turun? Ini Analisisnya!