Melonguane, Sulutzone.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga integritas penyaluran bantuan sosial. Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, bersama Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Pergudangan Bulog Kiama pada Rabu (12/8/2026). Fokus utama kunjungan ini adalah memastikan kualitas fisik beras serta akurasi takaran bantuan pangan pemerintah sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
Dalam tinjauan lapangan tersebut, Bupati Welly Titah tidak hanya memeriksa kondisi kemasan dan kualitas butir beras agar layak konsumsi, tetapi juga secara langsung menguji akurasi timbangan menggunakan sampel acak. Hasilnya menggembirakan: timbangan menunjukkan angka presisi bahkan sedikit melebihi standar baku, yakni 10,04 kilogram per kemasan.
“Pengawasan ketat ini kami lakukan demi menjamin bahwa masyarakat menerima haknya secara utuh. Tidak boleh ada pengurangan takaran sedikit pun. Fakta bahwa beratnya mencapai 10,04 kg menunjukkan bahwa Bulog dan Pemkab Talaud bekerja dengan jujur dan profesional. Ini adalah bentuk penghormatan kami terhadap rakyat,” tegas Bupati Welly Titah di lokasi.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Kabupaten Talaud dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah, terutama di tengah dinamika ekonomi global. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pokok.
Usai melakukan verifikasi kualitas dan kuantitas, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga. Bupati juga melepas armada distribusi yang siap mengantarkan ribuan karung beras tersebut menuju titik-titik penyaluran di tingkat kecamatan dan desa.
Pemerintah Kabupaten Talaud berkomitmen untuk terus memantau proses distribusi hingga ke tangan penerima akhir. Sinergi antara Pemkab Talaud, Bulog, dan aparat keamanan setempat diharapkan dapat mencegah adanya penyimpangan, sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah.
“Kami berharap penyaluran ini berjalan lancar dan transparan. Mari kita pastikan setiap butir beras ini menjadi berkah dan kekuatan bagi masyarakat Talaud,” tutup Bupati.
Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau bantuan beras pemerintah adalah upaya negara untuk menjamin akses pangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, guna mendukung ketahanan pangan nasional dan stabilitas harga di tingkat lokal.
Artikel Terkait
Babinsa Koramil Melonguane Serda Jenri Thomas MeLaksanakan Karya Bakti Skala Besar Bersama Masyarakat
Wujud Kepedulian TNI: Babinsa Koramil Beo Gotong Royong Renovasi dan Bersihkan Gereja di Desa Bengel
Bayar PBB-P2 di Kota Bitung Kini Makin Praktis Pakai QRIS, Diresmikan Langsung Wali Kota Hengky Honandar
Bukan Sekadar Santunan: Ketua TIDAR Sulut Standius Bara Prima Datangi Langsung Rumah Korban Drag Race Kotamobagu
Jembatan Perintis Garuda Tilongan Bulude dan Garuda Kalongan Diresmikan, TNI AD Tegaskan Komitmen Hadir untuk Masyarakat Talaud
CEP Bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid Soroti Antrian Panjang Solar Sejumlah SPBU di Sulut
TNI AD Dukung Peresmian 3.365 Jembatan dan 3.000 Titik Sumber Air Bersih oleh Presiden RI
Menakar Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9 dan 10: Skema Uji Coba, Kriteria Pengelompokan, dan Dampak Ekonomi Nasional
Tim URC Alpha Resmob Polresta Manado Ringkus Dua Pelaku Pencurian Anjing di Teling Atas
Optimalisasi Anggaran untuk Rakyat: Bupati Welly Titah Pimpin Rapat Strategis Pembahasan APBD Perubahan 2026