Talaud, sulutzone.com - Personel Polsek Kabaruan bersama masyarakat Desa Pangeran, Kabupaten Kepulauan Talaud, tengah bahu-membahu menyisir hutan dan pemukiman untuk mencari keberadaan seorang warga bernama Julin Manaida (58).
Ibu Rumah Tangga tersebut dilaporkan hilang sejak Sabtu, (11/04/2026) pagi dan hingga Minggu sore belum ditemukan.
Kapolsek Kabaruan, Ipda Andika Eka Putra Amisi, S.H., memimpin langsung operasi pencarian ini. Pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan warga terkait hilangnya korban yang meninggalkan rumah tanpa pamit di tengah suasana duka keluarga.
Berdasarkan keterangan para saksi, garis waktu sebelum korban dinyatakan hilang bermula pada pukul 07.30 WITA saat korban sempat meminta bantuan saksi Sepni Milas untuk mengantarnya mencari ikan di Desa Bulude, namun rencana tersebut batal karena suami korban sudah membawa ikan ke rumah. Memasuki pukul 08.00 WITA, saat pihak keluarga sedang sibuk mempersiapkan pemakaman kakak korban, Julin sudah tidak terlihat lagi di rumah. Hingga upacara pemakaman dimulai dan selesai pada pukul 10.00 WITA, keberadaan korban tetap tidak diketahui. Salah satu saksi menyebutkan bahwa pihak keluarga sudah berupaya mencari ke rumah kerabat hingga ke area perkebunan, namun hasilnya masih nihil.
"Pihak keluarga sudah berupaya mencari ke rumah kerabat hingga ke area perkebunan, namun hasilnya masih nihil," ujar Kapolsek Kabaruan
Informasi menarik muncul dari pihak keluarga. Diketahui bahwa dalam satu minggu terakhir, korban menunjukkan perilaku yang tidak biasa. Julin sempat ditemukan bersembunyi di dalam lemari oleh suaminya, Oktavianus Sumaa. Saat ditanya, korban mengaku merasa takut terhadap keramaian atau orang banyak. Hal ini diduga kuat menjadi latar belakang korban melarikan diri dari rumah saat situasi sedang ramai pelayat.
Tim gabungan Polsek Kabaruan telah melakukan pelacakan titik koordinat melalui tracking nomor ponsel yang dibawa korban. Langkah-langkah yang telah diambil meliputi Olah TKP dan pengumpulan bahan keterangan (Pul Baket), Koordinasi dengan pemerintah desa dan keluarga dan Penyisiran lokasi berdasarkan titik koordinat terakhir.
Pencarian yang berlangsung sejak pukul 10.30 hingga 17.00 WITA pada hari Minggu terpaksa dihentikan sementara. Keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan bersama karena kondisi medan yang sulit serta minimnya penerangan di malam hari. Operasi pencarian akan dilanjutkan kembali pada Senin pagi besok dengan jangkauan wilayah yang lebih luas.
Artikel Terkait
Pembukaan Pendaftaran Hukum Tua Minahasa Dimulai Hari Ini, Panitia Siaga di Sekretariat
Semangat Kemanunggalan, Pembersihan Jalan Jembatan di Kalongan Selatan Hampir Rampung
Babinsa Hadiri Ibadah Minggu di Desa Binaan, Pererat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat
Ciptakan Rasa Aman, Babinsa Koramil 04/Rainis, Koptu Eman Manein Pantau Pelaksanaan Ibadah Minggu
Babinsa Koramil 1312-06/Nanusa, Serka Alex Kelyombar Bersama Tokoh Masyarakat Desa Dampulis Melaksanakan PAM Ibadah Minggu.
Talaud Bakal Terima 566 Unit BSPS, Menteri Maruarar Sirait Puji Kepemimpinan Bupati Welly Titah
Dramatis! Persma 1960 Manado Ke Final Liga 4 Sulut 2026 Lewat Gol Extra Time
Persma 1960 Manado Segel Tiket Final Liga 4 Piala Gubernur Sulut 2026
Eksel Runtukahu Cetak Brace untuk Persija, Layakkah Dipanggil Timnas Indonesia?
Perkuat Sinergitas, Polsek Melonguane Gelar Minggu Kasih di Gereja GERMITA Bukit Sinai