Lebih jauh, INAKOR mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan dan menelusuri dugaan kejanggalan tersebut.
Baca Juga: Dukung Pemberdayaan Pekerja Migran, PLN Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Usaha
“Kami berharap APH menjadikan kasus ini sebagai pintu masuk untuk melakukan pengawasan menyeluruh terhadap proses tender di Bolsel, agar bersih dari praktik manipulatif dan penyalahgunaan kewenangan,” pungkas Rolly.
Artikel Terkait
Tim Bravo Resmob Polresta Manado Bekuk Penimbun 455 Liter Pertalite di Mandolang
"Jadikan Talaud Zona Aman, Sat Samapta Perkuat Patroli Presisi di Pusat Keramaian dan Perkantoran"
Wujudkan Personel Sehat: Polres Talaud Terima Sosialisasi Mendalam Pencegahan Kanker Prostat dan Serviks dari YSKI
Klarifikasi Pihak Rutan Kotamobagu : Biaya Telepon WBP Rp2.000 Per 5 Menit, Bukan 'Bisnis Gelap'
Dukung Program Pemda Mitra, PKK Kelurahan Wawali Gelar Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat
Dukung Pemberdayaan Pekerja Migran, PLN Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Usaha
PLN UID Suluttenggo Raih Penghargaan dalam Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2025
Anggota DPRD Bolmong Robi Momongan Angkat Bicara Terkait Dugaan Penganiayaan dan Pengrusakan Mobil
Polsek Melonguane Kepulauan Talaud Gelar Gerakan Pangan Murah
Jalan Nasional Kaiya-Kotamobagu Ditutup Total 36 Jam: BPJN Sulut Pasang Jembatan Bailey di Muntoi