Jakarta -- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap alasan lembaganya memblokir rekening dormant atau rekening tidak aktif dalam jangka waktu tertentu.
Koordinator Kelompok Substansi PPATK, M Natsir Kongah mencontohkan, salah satunya ditemukan rekening dormant menjadi target kejahatan tanpa diketahui atau disadari pemilik.
Misalnya, menampung dana-dana hasil tindak pidana, jual beli rekening, peretasan, penggunaan nominee sebagai rekening penampungan, transaksi narkotika, korupsi, serta pidana lainnya.
"Dana pada rekening dormant di ambil secara melawan hukum baik oleh internal bank maupun pihak lain dan rekening dormant yang tidak diketahui pemiliknya (tidak pernah dilakukan pengkinian data nasabah)," kata Natsir dalam keterangannya di Jakarta, pada Kamis, 31 Juli 2025.
Natsir menegaskan pemblokiran rekening dormant sebagai upaya PPATK melindungi rekening nasabah. Terutama, agar uang nasabah tetap aman dan utuh.
"Tujuan utamanya adalah mendorong bank dan pemilik rekening untuk melakukan verifikasi ulang dan memastikan rekening serta hak atau kepentingan nasabah terlindungi serta tidak disalahgunakan untuk berbagai kejahatan," tegasnya.
PPATK, lanjut Natsir, merekomendasikan upaya memperketat pengelolaan rekening dormant ke seluruh sektor perbankan, meliputi Perbaikan kebijakan Know Your Customer (KYC), Penerapan Customer Due Diligence (CDD) secara menyeluruh.
"Jika Anda menerima notifikasi rekening dormant, segera hubungi Bank Ini demi keamanan data dan keuangan Anda. Rekening yang tidak terpakai bisa jadi celah kejahatan, mari jaga rekening kita," tegasnya.
Terakhir, Natsir mengatakan sepanjang pemblokiran rekening dormant ini, tercatat deposit judi online (judol) di Tanah Air turun drastis mencapai 70 persen, dari Rp5 triliun lebih menjadi hanya Rp1 triliun.***
Artikel Terkait
Viral Pria di Pesawat Diduga Terlibat Cekcok dengan Penumpang Lain hingga Tampar Pramugari
Disebut Reza Gladys Bayar Rp4 Miliar ke Nikita Mirzani di Persidangan, Shandy Purnamasari: Makasih ya Jadi Fitnah ke Aku
Terekam Siaran Langsung, 4 Paus Terdampar di Chiba Usai Tsunami Hantam Jepang
Tegas! Sarwendah Tak akan Beri Somasi tapi Langsung Laporan Polisi untuk Akun TikTok yang Fitnah Anaknya
Viral Kocak! Lagi Tegang Gegara Dugaan Aksi Pengejaran Tetiba Emak-emak Teriak: Hey Sapi Juga Lari
Pesan Pengacara Sarwendah pada Pemilik Akun TikTok Penyebar Fitnah: Jangan Jadi Pengecut, Dilaporkan Lalu Hilang
Seluruh Armada PT. Surya Pacific Indonesia (SPI) Dihentikan, Bupati Talaud. Welly Titah Cari Kapal Pengganti.
Pentingnya Doa dan Kewaspadaan: Ketum GERMITA dan Dandim Talaud Bahas Potensi Tsunami
Dandim Talaud, Letkol Arh.Yanuar Yudiatira, ST dan Ketum GERMITA Berdoa Sambil Siaga: Waspada Tsunami Rusia Ancam Talaud!
Patroli Kota Presisi Samapta Polres KepulauanTalaud hadir untuk masyarakat. Talaud, sulutzone.com Satuan