Ia menambahkan, polemik Pasar Pateten Satu seharusnya menjadi peringatan bagi pemerintah daerah dan instansi penegak hukum agar tidak membiarkan dana publik menguap tanpa hasil yang jelas.
"Dengan nominal yang cukup besar dan tujuan yang sangat strategis, kegagalan proyek ini dapat berdampak langsung pada perekonomian warga dan citra pemerintahan," tandasnya.
Publik kini menanti langkah konkret dari aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di balik mangkraknya Pasar Rakyat Pateten Satu, demi terciptanya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran negara serta membongkar dugaan keterlibatan mantan pejabat daerah.
(Rustam Darui/Dewan Redaksi)
Artikel Terkait
Polisi Salah Tangkap, Berujung Korban Lapor Ke Kang Dedi Mulyadi
Jurnalis PortalSulut.ID Terjebak Penangkapan, Diduga Terkait Berita Tambang Ilegal
Rencana Pengadaan BPJS Untuk Hewan Di Jakarta Menuai Pro Kontra, Begini Kata Anggota DPRD DKI Dari PSI!
Penurunan Kursi Golkar Sulut: Era Kemerosotan di Bawah Kepemimpinan CEP
Shocking! Google Earth Tunjukkan Kerusakan Mengerikan di Pulau Gag Akibat Tambang Nikel
Awas Kebanyakan Makan Daging Kurban, Netralkan Dengan 4 Makanan ini !
Ternyata 2 Perusahaan Ini Yang Aktivitasnya Mengancam Geopark Raja Ampat!
Terungkap! Pengemudi Lalamove Diduga Terlibat Penodongan di Tol Cipularang
Manado Bebas Miras? Polresta Sita 316,8 Liter Cap Tikus dalam Razia Besar
Tebar Kebaikan di Hari Raya Idul Adha 1446 H, PLN UID Suluttenggo Salurkan 36 Hewan Kurban untuk Sesama