Baca Juga:Bhabinkamtibmas Polsek Tuminting Sukses Selesaikan Masalah dengan Pendekatan Problem Solving
Padahal, setiap menerima gaji, sudah dipotong Rp 100.000 dengan alasan antisipasi barang retur. Praktik ini jelas memberatkan dan dinilai tidak adil.
Pihak manajemen Milenium Babies and Kids membenarkan adanya penahanan ijazah dan pemotongan gaji.
Mereka berdalih hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kerugian akibat barang retur. "Supplier ada yang mau ambil barang ada yang tidak," kilah perwakilan manajemen. Alasan ini dinilai lemah dan tidak dapat dibenarkan.
Baca Juga:Bhabinkamtibmas Polsek Wenang Lakukan Binluh Kamtibmas Terkait Isu Penculikan Anak di Kel. Komo Luar
Kabar baiknya, setelah kasus ini viral dan mendapat pendampingan dari LSM GTI, para karyawan yang ijazahnya ditahan akhirnya dapat menerimanya kembali.
Artikel Terkait
David Lombogia : Dari Jurnalis ke Pemimpin, Membawa Harapan untuk Keluarga dan Masyarakat
Polsek Malalayang Lakukan Penjagaan Guna Ciptakan Rasa Aman Saat Melakukan Sholat Jumat di Wilayah Hukum Polresta Manado
Bhabinkamtibmas Polsek Wori Lakukan Problem Solving dan Selesaikan Permasalahan Warga Binaan
Kasat Polairud Polresta Manado Terima Penghargaan dari Kepala Basarnas Manado
Sat Narkoba Polresta Manado kembali Tangkap Pengedar Obat Keras Jenis Thryhexypenidyl
Kurun Waktu Bulan Januari 2025, Polsek Pelabuhan Amankan 1.309 Liter Cap Tikus
Kapolresta Manado Ikuti Kegiatan Kick Off Penanaman Padi Gogo dan Kelapa untuk Ketahanan Pangan Nasional
3 Juta Rumah Gratis dari Pemerintah, Ketahui Syarat dan Kriterianya
Ratusan Personel Polres Manado Amankan Konser Iwan Fals
Serangan Balik Bos Toko Bayi Millennium Babies and Kids : Isu Penahanan Ijasah Itu Hoax!