ekonomi

Pengusaha Laundry Sulut–Gorontalo Bahas Kenaikan Harga Bahan Baku, Dorong Pembentukan Asosiasi Resmi

Sabtu, 18 April 2026 | 17:54 WIB
Pertemuan Pengusaha Laundry Sulut Gorontalo

Manado, Sulutzonecom -- Sejumlah pengusaha laundry dari berbagai daerah di Sulawesi Utara hingga Gorontalo menggelar pertemuan bertajuk Laundry Talk Vol. 2 pada Sabtu (18/04/2026) di M Coffee, Sario, Manado.

Kegiatan ini dihadiri pelaku usaha laundry dari Manado, Bitung, Tomohon, Tondano, Minahasa Tenggara (Mitra), hingga Gorontalo. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai namun penuh diskusi serius terkait tantangan yang saat ini dihadapi industri laundry.

Fokus utama pembahasan adalah kenaikan harga bahan baku, terutama plastik laundry yang mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu, peserta juga menyoroti kenaikan harga bahan lainnya yang turut berdampak pada biaya operasional usaha.

Salah satu pembicara dalam kegiatan tersebut, Kristo Pombengi dari Manado Laundry Management, menyampaikan bahwa kondisi ini memaksa pelaku usaha untuk mulai memikirkan strategi baru agar tetap bertahan tanpa harus langsung membebani konsumen.

“Pengusaha laundry saat ini berada di posisi yang cukup sulit. Di satu sisi biaya operasional naik, tapi di sisi lain kita juga harus menjaga agar pelanggan tidak terbebani dengan kenaikan harga yang terlalu tinggi,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, muncul berbagai pandangan dan solusi, mulai dari efisiensi penggunaan bahan, penyesuaian harga secara bertahap, hingga pentingnya kolaborasi antar pelaku usaha.

Menariknya, pertemuan ini juga menghasilkan inisiasi penting, yakni rencana pembentukan wadah resmi atau asosiasi pengusaha laundry di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Asosiasi ini diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi, koordinasi, serta memperkuat posisi tawar pelaku usaha dalam menghadapi dinamika pasar.

“Sudah saatnya kita punya wadah bersama. Supaya bisa saling support, berbagi informasi, dan punya suara yang lebih kuat, terutama saat menghadapi isu-isu seperti kenaikan harga bahan baku,” ungkap salah satu peserta.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terbangunnya sinergi antar pengusaha laundry di kawasan timur Indonesia, sekaligus menjadi ruang diskusi berkelanjutan dalam menghadapi berbagai tantangan industri ke depan.

Tags

Terkini