ekonomi

Mari Berkenalan dengan PLN: Pilar Energi Nasional yang Berorientasi Global

Rabu, 10 Desember 2025 | 11:46 WIB
istimewa

Manado, Sulutzone.com – PT PLN (Persero) bukan sekadar perusahaan penyedia listrik, melainkan pilar utama yang telah menemani perjalanan bangsa sejak era kemerdekaan. Perusahaan ini memiliki visi besar untuk menjadi pemain global sekaligus berkomitmen kuat dalam melayani kebutuhan energi masyarakat.
​Visi, Misi, dan Moto yang Mendunia
​PLN mengusung visi ambisius untuk menjadi Perusahaan Global Top 500 dan menjadi Pilihan #1 Pelanggan untuk Solusi Energi. Visi ini diterjemahkan melalui misi yang berorientasi pada kepuasan pelanggan, anggota perusahaan, dan pemegang saham. PLN juga bertujuan menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, pendorong kegiatan ekonomi, dan menjalankan usaha yang berwawasan lingkungan. Semua ini dirangkum dalam moto: "Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik".
​Maksud dan Tujuan utama Perseroan adalah menyelenggarakan usaha penyediaan tenaga listrik bagi kepentingan umum dalam jumlah dan mutu yang memadai. Selain itu, PLN juga bertugas memupuk keuntungan dan melaksanakan penugasan Pemerintah di bidang ketenagalistrikan.
​Perjalanan Panjang dari Era Kolonial hingga Perseroan
​Kisah PLN berawal di akhir abad ke-19, ketika perusahaan-perusahaan Belanda di sektor pabrik gula dan teh mulai mendirikan pembangkit listrik untuk keperluan sendiri. Pengelolaan ini beralih ke Jepang antara tahun 1942 hingga 1945. Titik balik sejarah terjadi pada 27 Oktober 1945, di mana para pemuda dan buruh listrik menyerahkan perusahaan-perusahaan tersebut kepada Pemerintah RI, yang kemudian membentuk Jawatan Listrik dan Gas di bawah Presiden Soekarno.
​Jawatan tersebut kemudian berubah menjadi BPU-PLN (Badan Pemimpin Umum Perusahaan Listrik Negara) pada 1 Januari 1961, sebelum akhirnya dibubarkan dan dipecah menjadi Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Perusahaan Gas Negara (PGN) pada 1 Januari 1965. Pada tahun 1972, status PLN ditetapkan sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara (Perum) dan sebagai Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan (PKUK). Sejak tahun 1994, status PLN beralih menjadi Perusahaan Perseroan (Persero), seiring kebijakan yang membuka kesempatan bagi sektor swasta.
​AKHLAK sebagai Tata Nilai Perusahaan
​Dalam menjalankan bisnisnya, PLN memegang teguh Tata Nilai AKHLAK, yang merupakan panduan etika dan budaya kerja bagi seluruh anggota perusahaan. AKHLAK adalah akronim dari:
​AMANAH: Memegang teguh kepercayaan yang diberikan.
​KOMPETEN: Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas.
​HARMONIS: Saling peduli dan menghargai perbedaan.
​LOYAL: Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
​ADAPTIF: Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan.
​KOLABORATIF: Membangun kerjasama yang sinergis.
​Sebagai perusahaan vital negara, PLN terus berupaya menyediakan tenaga listrik yang memadai dan bermutu, demi menunjang pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Tags

Terkini