JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus menunjukkan komitmennya dalam memodernisasi sektor UMKM nasional. Terbaru, bank plat merah ini menggelar pembekalan khusus bagi 56 pelaku UMKM binaan mengenai pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk meningkatkan daya saing digital dan memperluas jangkauan ekspor.
Langkah ini diambil untuk memastikan UMKM lokal tidak hanya jago kandang, tetapi juga mampu berbicara banyak di pasar internasional melalui efisiensi teknologi.
AI sebagai Motor Baru Operasional UMKM
Dalam kegiatan yang berkolaborasi dengan Smesco Indonesia, Wanita Pengusaha Muslimah Indonesia (WPMI), dan MWX ini, para peserta diajarkan cara mengintegrasikan AI dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Mulai dari pemasaran berbasis AI hingga digitalisasi pencatatan transaksi keuangan.
Direktur Commercial Business BNI, Muhammad Iqbal, menekankan bahwa integrasi solusi digital dan akses pembiayaan adalah kunci pertumbuhan berkelanjutan.
"Kami ingin UMKM Indonesia mampu bersaing secara global. Melalui pembinaan terintegrasi ini, kami mendorong mereka memanfaatkan teknologi digital sebagai strategi utama peningkatan daya saing," ujar Iqbal dalam keterangan resminya, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga: Ambisi Kia Garap Pasar EV Indonesia: Siapkan MPV Listrik dan Ekosistem Berkelanjutan
Optimalisasi BNI Xpora dan BNIdirect Bisnis
Selain literasi AI, BNI juga memperkenalkan ekosistem pendukung ekspor melalui platform BNI Xpora. Program ini memberikan karpet merah bagi pelaku usaha lewat:
-
Edukasi & Pendampingan: Menyiapkan mentalitas dan kualitas produk ekspor.
-
Business Matching: Mempertemukan pengusaha lokal dengan pembeli potensial di luar negeri.
-
BNIdirect Bisnis: Layanan transaksi keuangan yang aman dan efisien untuk memantau arus kas usaha secara real-time.
Baca Juga: Kinerja BNI 2025 Lampaui Target, Fokus Garap Segmen UMKM di Tahun 2026
Kolaborasi Strategis Demi Ekosistem Nasional
Direktur Business dan Pemasaran Smesco Indonesia, Rizky Firdaus, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk memberikan pemahaman praktis kepada pelaku usaha.
"Kerja sama dengan BNI memperluas akses edukasi bagi UMKM, mulai dari teknis pemasaran menggunakan AI hingga kesiapan administratif untuk masuk ke pasar global," jelas Rizky.
Dengan pembekalan ini, BNI berharap ekosistem UMKM nasional semakin kuat dan adaptif terhadap perubahan teknologi, sekaligus menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia yang berorientasi global.
Artikel Terkait
Sudah 19 Tahun Lamanya Aksi Kamisan di Depan Istana Negara, Musisi Baskara Putra Nilai Tuntutan Kasus HAM Perlu Terus Disuarakan
Rayakan Natal dan Tahun Baru 2026, Polres Talaud Perkuat Komitmen Pelayanan Humanis di Beranda Utara NKRI
Bukan Sekadar Tugas, Koptu Eman Manein Bangun Ikatan Kekeluargaan dengan Nelayan Desa Rainis Talaud
Hadir di Tengah Rakyat, Babinsa Koramil 06 Nanusa Gencarkan Komsos di Marampit
Untuk Mendorong Customer Centricity dan Transformasi Berkelanjutan, IFG Perkuat Tata Kelola
Jaksa Geledah Kantor Kesbangpol dan Bawaslu Kotamobagu Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp1,7 miliar
Evaluasi Kinerja 2025, Wali Kota Andrei Angouw Tekan PDAM Manado Perbaiki Kualitas Layanan
BPJN Sulut: MORR III Menjadi Kunci Pendukung KEK Bitung dan Solusi Logistik Manado
Kinerja BNI 2025 Lampaui Target, Fokus Garap Segmen UMKM di Tahun 2026
Ambisi Kia Garap Pasar EV Indonesia: Siapkan MPV Listrik dan Ekosistem Berkelanjutan