Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah Apresiasi Langkah Cepat PLN, Sebut Gotong Royong Lintas Sektor Kunci Pulihkan Listrik 100%

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Selasa, 9 Desember 2025 | 01:31 WIB
Tampak Personel Polri bahu membahu mengangkut tiang listrik di tengah medan yang sulit menuju lokasi terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sicincin, Padang Pariaman, Sumatra Barat. Pendistribusian material secara manual ini dilakukan guna mempercepat proses pemulihan kelistrikan (Dokumentasi PLN)
Tampak Personel Polri bahu membahu mengangkut tiang listrik di tengah medan yang sulit menuju lokasi terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sicincin, Padang Pariaman, Sumatra Barat. Pendistribusian material secara manual ini dilakukan guna mempercepat proses pemulihan kelistrikan (Dokumentasi PLN)

Agam, Sulutzone.com – Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan apresiasi tinggi atas tuntasnya pemulihan sistem kelistrikan di wilayahnya hingga mencapai 100 persen pascabencana banjir dan tanah longsor. Mahyeldi memuji kecepatan dan kolaborasi yang ditunjukkan oleh PT PLN (Persero) bersama berbagai pihak di lapangan.

​Mahyeldi menekankan bahwa pulihnya listrik di Sumatra Barat, dengan Kabupaten Agam sebagai wilayah terakhir yang menyala pada Jumat (5/12), merupakan langkah krusial agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

​“Kami mengapresiasi dedikasi petugas PLN dan seluruh pihak yang bekerja tanpa henti untuk memulihkan kembali listrik di wilayah-wilayah terdampak banjir dan tanah longsor, meski kondisi medan yang sangat berat. Insyaallah listrik sudah bisa dinikmati oleh masyarakat dan aktivitas bisa berjalan seperti biasa," ujar Mahyeldi. 

Baca Juga: PLN Umumkan Kelistrikan Sumatra Barat Pulih 100%, Kabupaten Agam Jadi Wilayah Terakhir Menyala

​Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menguatkan pernyataan Gubernur, menegaskan bahwa pemulihan cepat ini tak lepas dari kolaborasi erat yang dibangun. Darmawan menyebut bahwa sinergi Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat sangat krusial dalam proses penormalan kelistrikan.

​Menurut Darmawan, semangat gotong royong benar-benar hidup dalam operasi kemanusiaan ini. "Pemerintah Daerah, TNI, Polri, masyarakat, dan tim PLN bergerak sebagai satu tubuh. Ini merupakan misi kemanusiaan untuk mengembalikan terang pascabencana di Sumatra Barat,” ujarnya, menegaskan fokus utama PLN adalah kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

​Proses pemulihan ini melibatkan tantangan besar, di mana petugas harus menembus jalur terjal di 11 lokasi terdampak. General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, membenarkan bahwa petugas PLN, bersama TNI dan Polri, harus membawa peralatan berat secara manual karena keterbatasan akses, membuktikan sinergi yang dipuji oleh Gubernur Mahyeldi.

Dede

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X