PLN Ajak Akademisi Unsrat Sukseskan Transisi Energi: Paparkan RUPTL "Paling Hijau"

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Rabu, 1 Oktober 2025 | 22:13 WIB
PLN isi Kuliah Tamu di Unsrat Manado (Istimewa)
PLN isi Kuliah Tamu di Unsrat Manado (Istimewa)

Manado – Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary Marimbo, mengunjungi Universitas Samratulangi (Unsrat) Manado untuk memimpin Kuliah Umum bertajuk "Menggali Potensi Diri Menuju Kesuksesan Kelistrikan Sulawesi Utara."

Acara di Auditorium Fakultas Teknik Unsrat ini menarik perhatian lebih dari 200 peserta, termasuk dosen dan mahasiswa, khususnya dari Program Studi Teknik Elektro.

Dalam paparannya, Rizal Calvary Marimbo menegaskan peran krusial Indonesia dalam mengatasi krisis iklim global, didukung oleh kekayaan sumber daya Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Ia menyoroti langkah ambisius PLN melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, yang disebut sebagai "Beyond the Greenest RUPTL."

"RUPTL ini akan meutilisasi EBT secara masif untuk melayani demand," ungkap Rizal. RUPTL bersejarah ini merencanakan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 GW, dengan 76% atau 53 GW di antaranya adalah pembangkit EBT. Penambahan EBT akan didominasi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya (17 GW), diikuti oleh PLTA (12 GW), PLTB (7 GW), dan Panas Bumi (5 GW).

Baca Juga: Cara Unik PLN Rayakan Hari Kesaktian Pancasila, 5 Mahasiswa Fatek Unsrat Terima Beasiswa

Meski demikian, Rizal mengakui adanya tantangan besar dalam mencapai target Net Zero Emission 2060, terutama "trilema energi": menyeimbangkan keandalan pasokan, keterjangkauan tarif, dan keberlanjutan lingkungan. Tantangan spesifik lain adalah ketidaksesuaian (miss match) lokasi antara potensi sumber EBT (umumnya di rural area) dengan pusat-pusat permintaan energi (demand) seperti industri, mal, dan hotel (di perkotaan).

Para peserta kuliah tamu foto bersama PT. PLN
Para peserta kuliah tamu foto bersama PT. PLN (Istimewa)

Mewakili Dekan Fakultas Teknik Unsrat, Dr. Ir. Judy Waani, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama, menyambut baik inisiatif ini, menekankan pentingnya keterlibatan kampus dalam mendukung transformasi energi nasional. "Kesempatan ini sangat berharga bagi kami, lebih khusus untuk mahasiswa dalam menimba ilmu, dan juga untuk dosen," ujarnya penuh antusias.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo, Usman Bangun, menegaskan komitmen PLN untuk berbagi wawasan dengan dunia akademik.

“PLN ingin mahasiswa tidak hanya mendengar isu transisi energi dari luar, tetapi langsung dari sumbernya. Dengan begitu, mereka bisa menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” tegas Usman.

Kuliah umum ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama strategis antara perguruan tinggi dan industri, sekaligus membekali mahasiswa Unsrat dengan wawasan tentang tantangan dan peluang sektor energi di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X