Tonsealama, SulutZone.com – PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Minahasa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan menyalurkan bantuan dana sebesar Rp100 juta. Bantuan ini disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung Program Inkubasi Usaha Peternakan Ayam Petelur Ramah Lingkungan (INTANA) yang dikelola oleh BUMDes S3 (Sarana Sumber Sejahtera) di Desa Tonsealama.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Kamis, 24 Juli 2025, bertempat di kantor Hukum Tua Desa Tonsealama. Manager UP Minahasa, Bapak Aries Indrianto Elisa, S.T., M.M., menyerahkan langsung bantuan tersebut yang diterima oleh Hukum Tua Desa Tonsealama, Bapak Estefanus Dimpudus, A.Md., Direktur BUMDes S3, Bapak Novry Rumbajan, serta Ketua BPD Tonsealama, Yulius Tampi.
Acara penting ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perangkat desa, tokoh masyarakat, perwakilan warga, dan jajaran internal PLN Nusantara Power UP Minahasa, seperti ASMAN Business Support Bapak Ferry Rumengan, ASMAN Operasi Bapak Oudy Rumbajan, dan ASMAN Pemeliharaan Bapak Steven Lintong, beserta karyawan dan karyawati UP Minahasa.
Dalam sambutannya, Bapak Aries Indrianto Elisa menyampaikan harapannya agar program INTANA dapat menjadi pendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menjadi contoh usaha ramah lingkungan di tingkat desa. "Melalui program INTANA, kami ingin mendorong terciptanya usaha berbasis masyarakat yang tidak hanya produktif secara ekonomi, namun juga memperhatikan aspek lingkungan. Ini adalah bagian dari upaya kami mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Menanggapi dukungan ini, Hukum Tua Desa Tonsealama, Bapak Estefanus Dimpudus, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan dukungan dari PLN Nusantara Power UP Minahasa. Ia berharap bantuan ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. “Terima kasih kepada PLN UP Minahasa atas bantuannya. Kami optimis program INTANA akan berkembang dan menciptakan peluang kerja baru yang meningkatkan taraf hidup warga desa,” ujarnya.
Program INTANA sendiri dirancang untuk membangun usaha peternakan ayam petelur yang berbasis ramah lingkungan, sekaligus berfungsi sebagai sarana inkubasi usaha masyarakat yang dikelola oleh BUMDes. Program ini diharapkan menjadi pionir bagi pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan di wilayah Minahasa.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Desa Ibu Henny Tumengkol, Bendahara Desa Bapak Meindert Pinangkaan, Pendamping Desa Ibu Novita Rachman, Pendeta Jemaat GMIM Siloam Tonsealama Bapak Pdt. Christian Kaeng, S.Th, serta pengurus BUMDes dan tamu undangan lainnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, PLN Nusantara Power UP Minahasa kembali menegaskan komitmen kuatnya dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan nilai-nilai keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
Artikel Terkait
Momen di Balik Layar Erika Carlina saat Podcast Deddy Corbuzier, Menangis Sambil Peluk Rachel Vennya
"Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Talaud Amankan Kota, Beri Himbauan Kamtibmas"
Bupati Talaud, Welly Titah Beri Dukungan Penuh Korban KM Barcelona VA, Apresiasi Kerja Keras Tim SAR Gabungan
Ops Patuh Samrat 2025 di Talaud Berakhir: Puluhan Pelanggar Terjaring, Kesadaran Berantas Kecelakaan Meningkat!
Ketua Umum Sinode GERMITA, Pdt. Dr. Arnold A. Abbas, M.Th., Terpilih sebagai Ketua I GPI dan Mendesak Perhatian Pemerintah Pusat terhadap Talaud
Rp4,7 Miliar Anggaran Mobnas di DPRD Sulut Dibatalkan, "Dibagi-bagi" ke Pimpinan Dewan?
Soal Kelebihan Muatan KM Barcelona VA, KSOP dan PT. SPI Saling Tuduh?
Komitmen Tanpa Batas, Welly Titah Bergerak Aktif Tangani Musibah Kapal dan Tata Kelola Pemerintahan Talaud
Kisah Pilu Eks Dokter Spesialis THT di Jateng, Pilih Hidup di Kolong Jembatan Usai Kehilangan Keluarga
PLN ULP Lirung Terjang Gelombang Ekstrem Demi Terangi Pulau Terluar di Talaud, Sulawesi Utara