BSG Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo-Gibran 2025: Pembiayaan Perumahan untuk MBR dan PNS

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Senin, 20 Januari 2025 | 09:55 WIB
ilustrasi Gedung Pusat BSG (Istimewa)
ilustrasi Gedung Pusat BSG (Istimewa)

sulutzonecom -- Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (BPD SulutGo atau BSG) menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program 3 juta rumah yang dicanangkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada tahun 2025. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai kerjasama strategis dan fasilitas pembiayaan perumahan yang ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Kerjasama Strategis BSG dalam Pembiayaan Perumahan

Direktur Utama BSG, Revino Pepah, menjelaskan bahwa BSG telah menjalin kerjasama dengan beberapa pihak untuk memperluas akses pembiayaan perumahan, antara lain:

  • BPJamsostek (Manfaat Layanan Tambahan/MLT): Kerjasama dengan BPJamsostek dalam program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) memberikan fasilitas pembiayaan perumahan bagi peserta BPJamsostek.
  • PT Sarana Multigriya Finansial (SMF): BSG bekerja sama dengan SMF untuk membiayai pembangunan dan renovasi perumahan bagi PNS di Sulawesi Utara dan Gorontalo.
  • Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP): BSG juga telah aktif dalam penyaluran pembiayaan perumahan bersubsidi melalui program FLPP.

Baca Juga: Transaksi Terbanyak, 5 Perusahaan Ini Raih Penghargaan dari BSG

Dukungan OJK untuk Program 3 Juta Rumah

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgomalut, Robert Sianipar, menegaskan dukungan penuh OJK terhadap program penyediaan 3 juta rumah bagi MBR. OJK telah mengambil langkah-langkah konkret, termasuk:

  • Surat Edaran kepada Perbankan: OJK telah mengirimkan surat kepada perbankan dan lembaga jasa keuangan lainnya untuk mendorong perluasan pembiayaan perumahan.
  • Relaksasi Kebijakan Kredit KPR: OJK telah melonggarkan sejumlah kebijakan terkait kualitas kredit KPR, khususnya untuk debitur dengan plafon hingga Rp5 miliar. Penilaian kualitas kredit kini didasarkan pada ketepatan pembayaran pokok atau bunga, lebih sederhana dibandingkan penilaian tiga pilar yang umum (prospek usaha, kinerja debitur, dan kemampuan membayar).

Baca Juga: PT. Tridi Media Indonesia: Solusi Branding Digital Terpercaya untuk UMKM

Dampak Program dan Kemudahan bagi Masyarakat

Dengan adanya dukungan dari BSG dan relaksasi kebijakan dari OJK, diharapkan program 3 juta rumah dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kemudahan bagi MBR dan PNS untuk memiliki hunian yang layak. Program ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Sumber: Manadopost.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X