Simak Cara Jitu Astra Financial Dalam Perkuat Kemanan Digital

photo author
Stefanus Goni, Sulut Zone
- Rabu, 3 April 2024 | 20:05 WIB

Sulutzone.com - Jakarta, Seiring dengan terus berkembangnya lanskap digital, literasi keuangan dan literasi digital menjadi semakin penting untuk memastikan transaksi yang aman dan memberikan manfaat jangka panjang kepada konsumen.

Hal ini terungkap dalam Talkshow Literasi Keuangan Digital bertajuk “Transaksi Digital Cerdas dan Aman” yang diselenggarakan oleh Astra Financial bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Acara yang digelar secara virtual pada Selasa, (02/04/2024) ini menghadirkan lebih dari 1.500 peserta, termasuk para eksekutif Astra Financial, tokoh masyarakat, perwakilan OJK, dan awak media.

Baca Juga: Patung Maria Walanda Maramis: Mengenang Jasa Pejuang Emansipasi Wanita di Manado

Astra Financial, salah satu pilar utama Grup Astra yang bergerak di bidang jasa keuangan, telah terlibat aktif dalam mempromosikan literasi keuangan, dan menjangkau lebih dari 19.000 penerima manfaat di tahun 2023 saja.

Pentingnya inisiatif-inisiatif tersebut terlihat dari tantangan-tantangan yang ditimbulkan saat meningkatnya digitalisasi sektor keuangan.

Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawasan Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, menekankan meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan dan privasi data konsumen dalam transaksi keuangan digital.

"kita perkuat sistem keamanan data di seluruh penyedia jasa keuangan, karena sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan data konsumen," Dewi.

Baca Juga: Tahukah Anda Tentang Artificial Intelligence Perplexity AI Pesaing Google

Ia menambahkan, peningkatkan literasi keuangan dan digital sangat penting dalam melindungi individu dari ancaman dunia maya.

"Meskipun digitalisasi layanan keuangan memberikan manfaat, data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan yang dilakukan OJK pada tahun 2022 menunjukkan bahwa literasi keuangan masyarakat Indonesia hanya sebesar 49,6%, lebih rendah dibandingkan tingkat inklusi keuangan sebesar 85%," Uangkapnya.

Literasi digital dilaporkan hanya sebesar 41,48%. Upaya untuk meningkatkan literasi di bidang keuangan dan teknologi digital sangat penting dalam memberdayakan individu untuk membuat keputusan yang tepat di dunia digital.

Selanjutnya, Suparno Djasmin, selaku Direktur Utama Astra Financial, mengucapkan terima kasih atas kerja sama dengan OJK dan menegaskan kembali komitmen Astra Financial dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan.

Baca Juga: Bertambah 28 Triliun, Anggaran Pupuk Subsidi Menjadi 54 Triliun

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Stefanus Goni

Tags

Rekomendasi

Terkini

X