Astaga! Modus Penipuan Digital Marak, Saldo 50 Juta Milik Nasabah BRI di Bolmut Raib. Begini Kronologisnya

photo author
Depanan Simangunsong, Sulut Zone
- Selasa, 6 Desember 2022 | 11:30 WIB
Ilustrasi penipuan dengan teknologi digital (Pexels/Sora Shimazaki)
Ilustrasi penipuan dengan teknologi digital (Pexels/Sora Shimazaki)

SULUTZONE  - Modus digital menjadi penyebab hilangnya saldo nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Bolmut sebanyak Rp 50 Juta.

Hal itu diungkapkan Kepala Unit BRI Unit Bolangitang, Kabupaten Bolmut, Randy Damopolii kepada Tim Sulutzone.

Pihak BRI unit Bolangitang menjelaskan bahwa raibnya saldo sebanyak Rp 50 juta milik nasabah Margayawati Ketjil,warga Desa Biontong, Kecamatan Bolangitang Timur adalah karena modus penipuan digital.

Baca Juga: Satu Persatu Diungkap! Peran Kuat Ma'ruf Bikin Geleng Kepala, Kejar Brigadir J Sambil Bawa Pisau

"Hasil investigasi, kami melihat dana itu hilang bukan karena kesalahan pihak Bank. Namun itu murni kelalaian nasabah. Buktinya kami mendapatkan cetakan rekening koran, nasabah melakukan transfer ke rekening penipuan online melalui aplikasi BRI Mobile," Ungkap Kepala Unit BRI Bolangitang Randy Damopolii. Selasa, 6 Desember 2022.

Randy Damopolii mengklarifikasi soal tuduhan nasabah Margayawati Ketjil ke pihak BRI, dia menjelaskan bagaimana modus penipuan digital kepada Nasabah tersebut.

"Jadi pada proses aplikasi Brimo itu di instal di Handphone nasabah. Proses pembuatan pasword dan pin. Yang mengetahui itu nasabah itu sendiri karena proses penginputan pasword dan PIN diserahkan ke nasabah.

Baca Juga: Hakim Geram Dengar Keterangan Rizky Rizal, Cobalah Kamu Ingat Anak Istrimu

Lanjut, Randy bahwa untuk pihaknya saat ini telah menyerahkan seluruh bukti transfer atas nama Margayawati Ketjil kepada aparat kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut.

Randy menambahkan bahwa BRI Unit Bolangitang sangat berempati atas kejadian yang menimpa nasabahnya tersebut.

"BRI tidak akan  bertanggung jawab atas raibya uang nasabah tersebut. Karena itu murni kelalaian nasabah bukan kelalaian dari pihak Bank," ungkapnya.

Randy pun tak lupa menghimbau kepada nasabah untuk lebih berhati-hati dengan berbagai modus digital yang kian marak saat ini.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Depanan Simangunsong

Sumber: Sulutzone.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X