Sulutzone.com, OPINI - Tahapan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mulai bergulir secara nasional, termasuk di Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).
Saat ini seluruh bakal calon mulai mempersiapkan segala persyaratan pada perhelatan pesta demokrasi mendatang.
Sebelumnya diberitakan media ini yaitu Derby Biontong Raya Depri Pontoh (PPP) dan Meidi Pontoh.
Baca Juga: Ini Aturan KPU yang Membuat AEN Optimis Maju Pileg 2024 Meski Pernah Terpidana, Kata Abdul Eba Nani
Derby juga bakal terjadi di Dapil II yaitu di Binjeita Raya antara Abdul Eba Nani dan Lepi Nani. Amd.
Head to head kedua "Nani" ini memiliki rekam jejak sama-sama pernah menduduki puncak sukses politik yaitu menjadi anggota legislatif DPRD Bolmut.
Diketahui, Abdul Eba Nani sebagai legislator dua periode namun, berakhir di Pergantian Antar Waktu (PAW) saat berkiprah dipartai PAN.
Baca Juga: Wow! Mengakui Pernah jadi Terpidana, Abdul Eba Nani akan Maju di Pileg 2024
Sementara, Lepi Nani saat ini merupakan incumbent di partai PPP, setelah dirinya menuju DPRD Bolmut melalui proses PAW atas meninggalnya Atya Pontoh.
Bertarung di Binjeita Raya, kedua politisi ini diprediksi akan memainkan irama lama.
Pasalnya, pemilih Lepi Nani dan Abdul Eba Nani (AEN) diprediksi "tidak kemana-kemana" alias selalu setia di Dapil II Bolmut.
Baca Juga: Kamu Bertanya-tanya? Ini Alasan Abdul Eba Nani Maju di Pileg 2024, AEN Pilih Partai ini
AEN yang merupakan mantan Sangadi ini, diprediksi masih memiliki akses untuk menyentuh kawan-kawan lama meski sandungan kasus hukum masih menjadi stigma di masyarakat.
Dibanding dengan Lepi Nani, Lepi Nani terbilang diatas angin. Karena Lepi memilik instrumen-instrumen politik untuk semakin dekat dengan konstituen, plus PPP adalah partai penguasa di Bolmut saat ini.