RINGKASAN BERITA
-
Kebijakan Baru Pusat: Pemprov Sulut menerima kucuran tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk penyelesaian kurang bayar hingga TA 2024 berdasarkan KMK Nomor 198 Tahun 2026.
-
Apresiasi Gubernur: Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) menyampaikan terima kasih mendalam serta doa khusus untuk kesehatan dan kekuatan Presiden Prabowo Subianto.
-
Dampak Fiskal: Tambahan anggaran ini memperluas ruang fiskal Sulut untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat.
MANADO, sulutzone.com — Respon menarik ditunjukkan oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus Komaling (YSK), menyusul terbitnya kebijakan pemerintah pusat terkait penambahan kucuran anggaran ke daerah. Tidak sekadar menyampaikan apresiasi secara formal, YSK juga secara khusus menitipkan doa mendalam bagi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Sikap tersebut disampaikan YSK merespons penerbitan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 198 Tahun 2026. Regulasi ini menetapkan skema tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk penyelesaian kurang bayar sampai dengan Tahun Anggaran 2024.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan masyarakat Sulawesi Utara, mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian yang besar dan tulus dari Bapak Presiden,” ujar YSK.
Dukungan Fiskal untuk Pembangunan Daerah Bagi Pemprov Sulut, tambahan DAU ini bukan sekadar angka di atas kertas dokumen keuangan. Kebijakan ini membawa angin segar karena langsung memperluas ruang fiskal daerah guna menopang keberlanjutan program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.
Dengan tersedianya ruang anggaran yang lebih leluasa, Pemprov Sulut dapat memastikan berbagai kewajiban daerah dapat terselesaikan tanpa mengganggu roda pembangunan publik. Kebijakan ini dipandang sebagai bentuk nyata sinergi harmonis antara pemerintah pusat dan daerah.
Pesan Personal dan Doa dari Ujung Utara Namun, YSK memilih tidak berhenti pada urusan teknis anggaran. Di balik ucapan terima kasih atas dukungan fiskal tersebut, terselip pesan personal dan doa tulus untuk sang kepala negara.
“Kami mendoakan semoga Bapak Presiden selalu diberi kesehatan dan kekuatan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara Republik Indonesia yang kita cintai bersama,” tutur YSK.
Di tengah dinamika pengelolaan anggaran, dukungan dari Jakarta ini menuntut Pemprov Sulut untuk mentransformasikannya menjadi manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Dari ujung utara Sulawesi, pesan sederhana tersebut teriring harapan agar perhatian pusat terus berlanjut demi kemajuan daerah.***