sulut

Gubernur Yulius Selvanus Buka TIFF 2026: Parade Bunga Putar Ekonomi Petani Hingga Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 21:51 WIB
Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE saat memberikan sambutan pada pergelaran Tournament of Flowers TIFF 2026 di Panggung Utama Menara Alfa Omega, Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026). (Foto: Humas Pemprov Sulut)

TOMOHON, 8 Agustus 2026 — Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, secara resmi menghadiri pergelaran akbar Tournament of Flowers (Parade Bunga) dalam rangka Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 di Panggung Utama Menara Alfa Omega, Pusat Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026) pagi. Ajang internasional tahunan ini tidak hanya memperkuat posisi Tomohon sebagai Kota Bunga, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif berbasis gotong royong (Mapalus) yang berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan petani lokal.

Edisi ke-14 TIFF ini dinilai sangat istimewa karena tetap konsisten masuk dalam agenda Kharisma Event Nasional (KEN) 2026 kementerian pariwisata, sekaligus menyelaraskan sukacita menuju HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengusung tema "Collaboration of Spirit".

Baca Juga: PLN Terus Mengupayakan Pemulihan Pasokan Listrik di Pulau Bunaken

Dalam sambutannya di hadapan para Menteri Kabinet Merah Putih, pejabat negara sahabat, hingga ribuan wisatawan, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa kolaborasi seni dan pariwisata ini terbukti memberikan dampak ekonomi domino (multiplier effect) yang konkret bagi masyarakat bawah.

"Semangat gotong royong dalam TIFF tahun ini berdampak nyata melalui swadaya 37 petani bunga lokal yang menyiapkan sekitar 353 ribu pohon krisan. Kehadiran 35 float atau kendaraan hias yang terdaftar diperkirakan menyerap lebih dari 210 ribu pohon bunga segar, dengan estimasi perputaran ekonomi mencapai lebih dari 840 juta rupiah di tingkat petani saja," ujar Gubernur Yulius Selvanus di Tomohon, Sabtu (8/8/2026).

Beliau menambahkan bahwa perputaran modal ratusan juta rupiah tersebut belum termasuk dampak ekonomi di sektor usaha turunan lainnya, seperti perajin, dekorator, pelaku UMKM kuliner, perhotelan, hingga jasa transportasi.

Melalui festival internasional ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap keindahan flora Tomohon mampu membuka peluang investasi baru, mempromosikan agrowisata unggulan, serta mempererat diplomasi budaya antarnegara.

"Melalui kerja bersama ini, kita mengangkat semangat Mapalus menjadi jembatan budaya yang menghubungkan tradisi lokal dengan kancah internasional, sekaligus menegaskan semangat hijau untuk kelestarian ekosistem Kota Tomohon," pungkasnya sebelum menutup sambutan dengan pantun.

Tags

Terkini