MANADO, SULUTZONE.COM – Andrei Angouw menghadiri kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Utara Tahun 2026 yang digelar di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pengusaha muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman dan turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Sulawesi Utara J. Victor Mailangkay, serta sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai sektor. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan HIPMI Sulawesi Utara 2026.
Rakerda, Diklatda, dan Forbisda ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor, memperluas jejaring bisnis, serta meningkatkan kapasitas kewirausahaan generasi muda di Sulawesi Utara. Forum ini juga menjadi wadah strategis untuk membangun komitmen bersama dalam menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan dan kompetitif.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Manado menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan dunia usaha, khususnya bagi generasi muda.
“Pemerintah Kota Manado terus mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif serta membuka ruang kolaborasi yang luas bagi generasi muda untuk berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Angouw.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Sekretaris Jenderal BPP HIPMI Sucianti Suaib Saenong serta Ketua Umum BPD HIPMI Sulawesi Utara Hizkia R. Sembel bersama jajaran pengurus HIPMI dan undangan lainnya.
Melalui forum ini, diharapkan lahir pengusaha-pengusaha muda yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing tinggi, tidak hanya di tingkat regional tetapi juga nasional. Kolaborasi antara pemerintah dan HIPMI dinilai menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.