sulut

Menuju 5 Maret, Setahun YSK-Victory Berkantor di Gubernuran : Ini Deretan Kebijakan Hingga Hari Merah Putih yang Sensasional

Jumat, 20 Februari 2026 | 21:26 WIB
Yulius Selvanus diarak para peserta drama kolosal Merah Putih (Dok. Istimewa)

Baca Juga: Gubernur Yulius Terima Persetujuan Substansi RTRW, Perkuat Kepastian Hukum Pembangunan Daerah

2. Dapodik sebagai Backbone Kebijakan

Dr. Femmy Suluh menjelaskan bahwa keberhasilan ini ditopang oleh optimalisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai backbone utama yang terintegrasi dengan berbagai aplikasi inovatif daerah, seperti:

  • SIPANDAI & SIPGTK: Untuk manajemen guru dan tenaga kependidikan.
  • PPDB/SPMB: Sistem penerimaan siswa baru yang transparan.
  • Integrasi Data: Memungkinkan pemerintah mengambil kebijakan yang akurat, cepat, dan sesuai kebutuhan riil di lapangan.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, bersama Sekjen Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa Sulut adalah contoh nyata bagaimana data yang dikelola secara kolaboratif dapat melahirkan kebijakan pendidikan yang adil dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu SDM.

III. Sektor Ekonomi: UMP Tertinggi ke-6 Nasional dan Stabilitas Pajak

Kinerja ekonomi Sulut sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan impresif sebesar 5,66%. Hal ini didukung oleh kebijakan fiskal yang berpihak pada rakyat kecil.

Kenaikan UMP 6,01%: Dari Rp3.775.425 menjadi Rp4.002.630. Kenaikan ini menjadikan UMP Sulut tertinggi keenam di Indonesia.

Pajak Kendaraan Tidak Naik: Menjawab keresahan warga, YSK menegaskan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di tahun 2026. Sebaliknya, skema keringanan pajak dan pemutihan denda segera diberlakukan untuk membantu pemulihan ekonomi keluarga.

Gerakan Pangan Murah: Untuk mengendalikan inflasi, pasar murah digelar rutin di 15 kabupaten/kota, memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil.

IV. Infrastruktur dan Energi: Memutus Kegelapan di Pulau Terluar

Visi "Gerbang Pasifik" diwujudkan dengan memastikan pembangunan merata hingga ke pulau-pulau yang selama puluhan tahun terabaikan.

  • Listrik 24 Jam: Sebanyak 1.850 KK di Pulau Gangga dan Talise kini menikmati listrik seharian penuh. Selain itu, tujuh pulau lainnya termasuk Pulau Buhias (Sitaro), Pulau Kakorotan (Talaud), serta Pulau Mantehage dan Pulau Nain (Minut) kini resmi terang benderang 24 jam.
  • Penuntasan RTRW yang Mangkrak: Setelah terhenti selama 7 tahun (sejak 2019), Gubernur YSK berhasil menuntaskan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulut melalui persetujuan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid. Ini memberikan kepastian hukum bagi investasi skala besar.
  • Genjot Jalan Ir. Soekarno: Pemprov segera melakukan perbaikan total di ruas Jalan Ir. Soekarno, Minahasa Utara, untuk mempermudah konektivitas logistik.

V. Kebangkitan Olahraga: Menghidupkan Kembali "Badai Biru" Persma Manado

YSK memahami bahwa olahraga adalah harga diri bangsa. Sektor ini mendapatkan "intervensi" positif yang luar biasa.

Hidupkan Persma Manado: Salah satu langkah paling emosional adalah komitmen YSK untuk membangkitkan kembali Persma Manado. Klub kebanggaan warga Manado ini mulai ditata ulang manajemennya agar bisa kembali berkompetisi di kancah nasional dan mengembalikan kejayaan di Stadion Klabat.

Gubernur Cup Panahan Nasional: Untuk pertama kalinya, Sulut menggelar turnamen panahan nasional dengan biaya pendaftaran gratis. Langkah ini menarik 150 atlet dari 12 provinsi dan menjadikan Manado pusat perhatian dunia olahraga nasional.

Halaman:

Tags

Terkini