sulut

Beredar isi Percakapan Ketum GMKI VS Kader Komisariat, Prima Surbakti yang Terkesan Pasang Badan Kecab Terafiliasi PDI Perjuangan

Jumat, 26 Desember 2025 | 20:52 WIB
Prayer Paruntu dan Prima Surbakti (Dok. Istimewa)

MANADO, SULUTZONE.COM – Stabilitas internal Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) kini tengah diguncang isu miring terkait netralitas organisasi.

Beredar tangkapan layar percakapan Instagram yang menunjukkan sikap Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) GMKI, Prima Surbakti, yang dinilai terkesan pasang badan terhadap Ketua Cabang (Kecab) GMKI Manado, Prayer Paruntu, yang diduga kuat terlibat aktif dalam politik praktis.

Baca Juga: Diduga Jadi Antek PDI Perjuangan : Komisariat Solafide Layangkan Mosi Tidak Percaya kepada Ketua GMKI Manado, Prayer Paruntu

Berdasarkan informasi yang beredar, dugaan keterlibatan Prayer Paruntu diperkuat dengan munculnya foto-foto dirinya saat menghadiri dan mengawal Plt. Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Steven Kandouw, dalam acara Musda PDI Perjuangan Sulut di Yama Resort Tondano pada 22-23 Desember 2024 lalu. Selain itu, Prayer diketahui pernah berfoto menggunakan atribut resmi partai PDI Perjuangan.

​Bahkan, Prayer diduga sempat terdaftar dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), meski belakangan data tersebut dikabarkan telah hilang.

Tak hanya itu, ia juga tercatat menjabat sebagai Sekretaris Basoka Sulut—sebuah organisasi relawan Steven Kandouw berlogo banteng yang aktif memenangkan pasangan SK-DT pada Pilgub Sulut 2024.

SS Chat Instagram Ketum, Prima Subakti dan Kader Komisariat (Dok. Istimewa)

Dalam rangkaian percakapan tersebut, kader bernama Rahma Losoh melaporkan bahwa saat Konpercab berlangsung, ia sudah menolak pencalonan Prayer karena dianggap melanggar aturan.

Namun, Rahma menyebut pencalonan tersebut diloloskan oleh Kabid Agraria PP GMKI dengan alasan teknis terkait fisik SK yang "mustahil didapatkan".

​Rahma mempertanyakan urgensi keterlibatan dalam organisasi jika aturan SK diabaikan.

"Kalau tidak ada SK, ngapain terlibat dalam kehidupan seperti ini Kak Ketum?" tulisnya.

Ia bahkan memberikan sindiran tajam dengan bertanya apakah boleh kader GMKI menggunakan atribut partai dan ikut kegiatan politik asalkan tidak memiliki SK dan KTA.

"Supaya saya akan mengajak rekan-rekan di komisariat untuk ikut terlibat dalam kegiatan Partai Politik!!" lanjut Rahma.

​Merespons hal tersebut, Prima Surbakti justru menilai bukti foto yang ada tidak cukup kuat.

"Iya, harus dibuktikan. Spekulatif; tidak bisa. Bisa saja beliau ikut-ikut, belum tentu kader partai," ujar Prima.

Halaman:

Tags

Terkini