sulut

BNPB Tawarkan Tiga Opsi Penanganan Banjir Minahasa, Relokasi Rumah Panggung Jadi Sorotan

Minggu, 15 Juni 2025 | 07:55 WIB
Banjir Danau Tondano beberapa hari lalu (Ist)

Bantuan tersebut meliputi lima unit perahu karet dan mesin, 200 lembar selimut, 200 lembar matras, 300 paket sembako, 100 paket susu bayi, dua unit perahu katamaran, dan satu unit truk serbaguna.

Sebelumnya, BNPB juga telah menyalurkan bantuan awal berupa 200 lembar selimut, 200 lembar matras, 200 paket sembako, 20 unit tenda keluarga, dua unit tenda pengungsi, dan dua unit toilet portabel.

Setelah rapat, Kepala BNPB meninjau langsung rumah warga yang terdampak banjir di Kelurahan Ro’ong, Kecamatan Tondano Barat.

Suharyanto berdialog dengan masyarakat, menekankan komitmen pemerintah untuk selalu hadir membantu memenuhi kebutuhan dasar hingga mencari solusi permanen mengatasi banjir di Kabupaten Minahasa.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Bupati Minahasa, Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, serta unsur Forkopimda Kabupaten Minahasa.

Banjir Terparah dalam Lima Tahun Terakhir

Banjir di Kabupaten Minahasa ini terjadi akibat meluapnya air Danau Tondano yang dipicu oleh hujan intensitas tinggi pada periode 21 April hingga 1 Mei 2025.

Sedikitnya lima kecamatan terdampak: Kakas, Tondano Barat, Tondano Timur, Eris, dan Remboken.

Berdasarkan data BNPB, bencana ini telah berdampak pada 2.757 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 7.330 jiwa, dengan 1.313 jiwa di antaranya mengungsi.

Meskipun telah berangsur surut, banjir yang menggenangi permukiman warga hampir dua bulan ini menyebabkan 1.889 unit rumah dan empat unit sekolah terdampak.

Banjir akibat luapan Danau Tondano ini merupakan yang terparah sejak lima tahun terakhir.

Selain intensitas hujan, Suharyanto menyebutkan beberapa faktor penyebab lain seperti pendangkalan DAS, penumpukan sampah, dan kondisi pintu air.

Dalam lima tahun terakhir, bencana hidrometeorologi basah mendominasi di Sulawesi Utara, dengan 149 kejadian, rinciannya: 94 banjir, 27 cuaca ekstrem, 15 tanah longsor, dan 13 gelombang pasang/abrasi.

Danau Tondano sendiri merupakan danau terluas di Sulawesi Utara dengan luas sekitar 4.000 hektare, berjarak sekitar 40 kilometer dari Kota Manado, dan diapit oleh tiga gunung serta satu bukit.

***

Halaman:

Tags

Terkini