Manado, sulutzonecom -- Menjelang hari besar umat Kristiani, Natal dan Tahun Baeu, pemadaman listrik tiba-tiba saja terjadi selama kurang lebih 24 jam lamanya dan berdampak sosial serta ekonomi di Sulawesi Utara.
Menurut pihak PLN Suluttenggo, pemadaman itu tidak disengaja melainkan karena adanya gangguan pada sistem kelistrikanyang menyebabkan gangguan pasokan listrik untuk Sulut dan Gorontalo.
"Indikasi gangguan di Sistem Transmisi 150kV" Ujar pihak PLN Suluttenggo melalui akun resmi instagramnya.
Meski saat ini listrik mulai stabil, namun beberapa warga tetap khawatir akan terjadi pemadaman listrik kembali menjelang Natal dan Tahun Baru.
"Semoga tidak akan ada lagi pemadaman, karena ini so dekat Natal. Baru dua hari mati lampu so banyak kerugian ini masyarakat. Salah satunya itu bensin yang susah didapat dan para penjual eceran naikan harga gila-gilaan," Ujar salah satu warga.
Selain itu juga, banyak postingan yang menunjukan bahwa peribadatan perayaan pra Natal terpaksa dilaksanakan meski dalam keadaan gelap gulita.
Baca Juga: Sepanjang Semester I 2024, PLN Sukses Manfaatkan Hampir 1,5 Juta Ton FABA PLTU
"Kami berharap saat Natal dan Tahun baru tidak ada pemadaman, supaya kita beribadah dengan aman dan nyaman," Pungkasnya.