SulutZone.com, Tomohon - Hari ini merupakan hari yang sangat bersejarah bagi Jemaat GMIM Syalom Tumatangtang, Kota Tomohon.
Komunitas gerejawi ini, merayakan ulang tahunnya yang ke-177. Selama hampir dua abad, Jemaat Syalom Tumatangtang telah menjadi pilar penting dalam komunitas Kota Tomohon, memberikan kontribusi spiritual, sosial, dan budaya yang tak terhitung jumlahnya.
Sebagai bagian dari perayaan ini, pada media ini, Syalom Mokorimban, seorang legislator muda yang baru saja terpilih untuk DPRD Kota Tomohon periode 2024-2029, mengirimkan pesan yang menghangatkan hati dan penuh harapan, Minggu (21/04/2024).
Baca Juga: Agnes Sijabat : Kartini Bisa Menjadi Agen Perubahan
"Selamat ulang tahun ke-177 Jemaat Syalom Tumatangtang, Kota Tomohon. Kiranya Tuhan memberkati jemaat sehingga terus menjadi berkat," kata Mokorimban.
Syalom Mokorimban, yang juga anggota Jemaat Syalom Tumatangtang, melihat perayaan ini tidak hanya sebagai upacara tahunan, tetapi juga sebagai waktu untuk merenung dan menghargai peran penting yang dimainkan oleh jemaat dalam hidup banyak orang.
Menurutnya, ulang tahun ini adalah momen untuk merayakan sejarah panjang jemaat, menghargai kerja keras dan pengabdian para anggota jemaat, dan merenungkan bagaimana jemaat dapat terus berkembang dan menjadi berkat bagi masyarakat di masa depan.
Ulang tahun ini juga menjadi kesempatan bagi jemaat untuk merenungkan peran mereka dalam masyarakat dan bagaimana mereka dapat terus berkontribusi dan berdampak positif.
Mokorimban berharap bahwa perayaan ulang tahun ini dapat menjadi momentum bagi jemaat untuk merenungkan bagaimana mereka dapat terus menjadi berkat bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Merdeka Pikiran: Refleksi Hari Kartini Menurut Ria Watulingas
"Kiranya Tuhan memberkati jemaat sehingga terus menjadi berkat," kata Mokorimban.
Ungkapan ini mencerminkan harapan Mokorimban bahwa Jemaat Syalom Tumatangtang akan terus berkembang dan berkontribusi pada masyarakat sekitarnya.
Sebagai legislator muda, Mokorimban juga menekankan pentingnya jemaat dalam membangun dan memperkuat komunitas.
Dia melihat jemaat bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat komunitas yang memainkan peran penting dalam membangun dan memperkuat ikatan komunitas.