MANADO – Manajemen destinasi wisata keluarga, The Nice Park Manado, secara resmi merilis pernyataan tertulis guna menanggapi perbincangan hangat di media sosial mengenai insiden yang terjadi pada Minggu, 5 April 2026.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf sekaligus memberikan beberapa poin klarifikasi penting.
Permohonan Maaf dan Komitmen Toleransi
Pihak manajemen mengawali pernyataannya dengan mengakui adanya ketidaknyamanan dan kesalahpahaman yang terjadi di tengah masyarakat. Sebagai kawasan wisata keluarga, The Nice Park menegaskan bahwa mereka sangat menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama.
"Wujud komitmen netralitas dan toleransi tersebut kami terapkan dengan kebijakan untuk tidak menggelar perayaan semua agama di area publik wisata kami, namun tetap tidak melarang umat beragama mana pun untuk berdoa sesuai dengan kepercayaan masing-masing," tulis Manajemen The Nice Park Manado.
Kebijakan ini diambil semata-mata untuk menjaga kenyamanan seluruh pengunjung yang datang dari berbagai latar belakang yang berbeda.
Kronologi dan Klarifikasi Ucapan Viral
Terkait kejadian pada hari Minggu tersebut, manajemen menjelaskan bahwa terdapat dua rombongan pengunjung yang hendak melaksanakan kegiatan tertentu. Tim di lapangan diklaim telah memberikan penjelasan mengenai ketentuan area wisata secara persuasif dan ramah, yang pada awalnya dipahami dengan baik oleh pihak rombongan.
Manajemen juga memberikan klarifikasi khusus mengenai ucapan viral, "Kalau mau berdoa di mall saja," yang sempat memicu kemarahan netizen. Berdasarkan hasil investigasi awal, pihak The Nice Park menegaskan:
- Bukan Pernyataan Staf: Pernyataan tersebut dipastikan tidak berasal dari tim atau staf resmi The Nice Park Manado.
- Celetukan Pengunjung: Ucapan tersebut diduga merupakan celetukan spontan dari sesama pengunjung lain yang berada di lokasi saat insiden terjadi.
Langkah Lanjut dan Evaluasi
Meski telah memberikan klarifikasi, manajemen menyatakan tetap terbuka terhadap segala kritik dan masukan. Saat ini, mereka masih melakukan investigasi lebih mendalam terkait detail kejadian hari itu dan berjanji akan melakukan klarifikasi terbuka lanjutan jika diperlukan.
Sebagai langkah preventif ke depan, The Nice Park berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan di area wisata demi menjamin kenyamanan bersama.
"Kami sangat menyesali adanya kesalahpahaman ini. Terima kasih atas pengertian, dukungan, dan kepercayaan dari seluruh masyarakat dan pengunjung setia The Nice," tutup pernyataan tersebut.
Artikel Terkait
Esok Persma Manado Ditantang Persminsel, Adakah Kejutan Lagi di Grup Neraka?
PLN UID Suluttenggo Pulihkan 100 Persen Sistem Kelistrikan di Manado Pasca Gempa Bumi
Mo ba Calon Kumtua? Ini Syarat Yang Harus di Siapkan
Percepat Akses Warga, Pembangunan Jembatan Perintis Capai 40%.
Komandan Kodim 1312/Talaud, Letkol Arh.Yanuar Yudistira, Pimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat Personel
Babinsa Koramil 03/Beo, Sertu Pence Maapanawang Laksanakan Komsos Bersama Masyarakat Desa Rae
Aksi Bersih Lingkungan Babinsa Koramil 1312-06/Nanusa Bersama Anak-Anak Sekolah.
DPD GEMPAR Sulut Kecam Dugaan Larangan Doa di Lokasi Wisata Sawangan, Menejemen Minta Maaf ke Semua Warga
Persma Dipaksa Berbagi Poin Lawan Persminsel, Laga Selanjutnya Jadi Penentu
Wujudkan SDM Unggul, Gubernur Yulius Lepas 15 Generasi Muda Sulut Magang ke Nagasaki Jepang