Kadimateng mengidentifikasi beberapa kendala utama yang menyebabkan minimnya minat calon siswa terhadap sekolahnya.
Salah satu hambatan terbesar adalah persepsi keliru di kalangan masyarakat yang masih menganggap SMK Negeri Pariwisata Manado sebagai sekolah swasta.
"Memang imej masyarakat sekolah kami disebut sebagai sekolah swasta. Walaupun selalu kami sosialisasikan ini adalah sekolah negeri dengan nama SMK Negeri Pariwisata Manado," jelasnya.
Selain itu, masalah aksesibilitas lokasi juga menjadi faktor. Meskipun secara fisik tidak terlalu jauh dari jalan utama, Kadimateng menganalisis bahwa calon siswa cenderung memilih sekolah yang lebih mudah dijangkau dan dekat dengan akses jalan raya.
"Akses untuk masuk ke sini kalau dari muka jalan memang dekat, tapi mungkin masih banyak siswa pilih sekolah yang lebih dekat jalan," tambahnya.
Tak hanya itu, kendala akomodasi bagi siswa dari luar kota juga disebut-sebut menjadi penghalang. Beliau menyinggung adanya kasus di mana siswa dari luar Kota Manado yang berminat untuk sekolah di sana menghadapi kesulitan, yang kemungkinan berkaitan dengan tempat tinggal atau transportasi, sehingga niat mereka untuk mendaftar urung terlaksana.
Situasi ironis ini menjadi sorotan penting, terutama bagi pihak-pihak yang berkepentingan dengan pengembangan SDM pariwisata.
Ini adalah panggilan bagi mereka yang peduli, termasuk Gubernur Yulius Selvanus, untuk tidak hanya fokus pada destinasi wisata di luar daerah, melainkan juga menilik langsung kondisi institusi pendidikan yang seharusnya mencetak talenta pariwisata di Sulawesi Utara itu sendiri.
Evaluasi menyeluruh terhadap strategi promosi, peningkatan fasilitas, dan upaya mengoreksi persepsi publik yang keliru menjadi langkah krusial untuk menarik lebih banyak calon siswa dan mengembalikan gairah pendidikan di sektor pariwisata Manado.
Artikel Terkait
Talaud Gemilang! Raih Peringkat Kedua Penanganan Stunting Terbaik di Sulawesi Utara
Gubernur Yulius Selvanus Lantik Pj Sekprov dan Inspektur Sulut, Tekankan Inovasi Birokrasi
Ayah Teladan Indonesia: SDK El-Betel Rusoh Gelar Hari Pertama Sekolah Bersama Ayah
GMNI Manado Tentang Kongres Faksional dan Minta Pemerintah Daerah se-Sulut Jangan Coba Ikut Campur
Yulius Selvanus Akui ke Toraja Pakai Dana Pribadi, Para Pejabat Teras Leh Bagitu?
Langkah Serius 5 Personel Polres Talaud Menuju Bahtera Rumah Tangga: Sidang BP4R Digelar!
Jangan Coba-Coba ! Polda Sulut Larang Bajaj Beroperasi Tanpa Izin
Kasat Lantas Polres Talaud,Iptu Christian Mewengkang, SH Tindak Tegas 15 Pelanggar dalam Operasi Patuh Samrat 2025
Tolak Kongres Bandung, GMNI Sulut Serukan Rekonsiliasi Nasional dan KLB Demi Persatuan Organisasi
Jadi Sekolah Tersepi di Sulut: SMK Negeri Pariwisata Manado Ada kelas diisi 2 Siswa Saja! Dinas Pendidikan Apa Kabar?