Steven Liow Sebut Wartawan Rajin Adalah Mereka yang Wawancara di Lobby Gubernuran, Yongki Sumual Angkat Bicara

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Sabtu, 24 Mei 2025 | 09:46 WIB
Wartawan Senior, Yongki Sumual (Ist)
Wartawan Senior, Yongki Sumual (Ist)

Manado – Pernyataan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Sulawesi Utara, Steven Liow, mengenai kriteria "wartawan rajin" dalam penetapan grade kerja sama media menuai protes keras dari kalangan jurnalis senior.

Liow menyebut, wartawan rajin adalah mereka yang rutin melakukan wawancara langsung di lobi Kantor Gubernur.

Dalam sebuah kesempatan, Steven Liow menjelaskan bahwa Dinas Kominfo Sulut telah menetapkan tiga grade dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Kerja Sama Media.
 

  • Grade A: Diberikan kepada media yang memiliki kelengkapan berkas hingga terdaftar di Dewan Pers, ditambah dengan intensitas wawancara langsung dengan Gubernur di lobi Gubernuran.
  • Grade B: Diperuntukkan bagi media yang berkasnya lengkap namun tidak rutin meliput di lobi Gubernuran.
  • Grade C: Diberikan kepada media yang berkasnya lengkap namun belum memenuhi persyaratan Dewan Pers.

Baca Juga: Selepas Tahlil: Film Horor Pertama BION Studios tentang Drama Keluarga, Teror Setelah Pemakaman, dan Rahasia yang Tidak Ikut Terkubur

Menanggapi pernyataan tersebut, Wartawan Senior, Yongki Sumual, angkat bicara. Ia menilai bahwa sistem grading dengan perbedaan nilai kontrak berdasarkan kriteria tersebut melanggar hak individual wartawan.

"Wartawan itu harus diberi kebebasan untuk meliput segala bentuk pemberitaan di biro tempat dia bertugas," tegas Yongki, yang juga salah satu pendiri Jurnalis Sulut Komunitas (JSK). 

Yongki juga menyoroti pernyataan Steven Liow sebelumnya yang mewajibkan wartawan membuat berita tentang Gubernur dan Wakil Gubernur serta jajaran dinas terkait.

Ia menilai persyaratan utama Grade A yang menyoroti aktivitas di lobi Gubernuran sangat tidak masuk akal.

"Sangat lucu jika persyaratan utama Grade A adalah rajin meliput di lobi Gubernuran. Emangnya semua dinas ada di lobi Gubernuran? Atau setiap saat Bapak Gubernur duduk di lobi Gubernuran? Tidak turun lapangan melakukan kunjungan kerja?" kritik Yongki.

Baca Juga: Terkait Pergub Kerja Sama Media, Jerry Uno : Potensi Jebakan Hukum !

Ia juga mempertanyakan nasib wartawan yang meliput kegiatan di dinas-dinas atau yang mengikuti agenda Gubernur di luar kantor.

"Bagaimana dengan wartawan yang turun meliput kegiatan di dinas-dinas? Apakah tidak dihitung rajin? Atau yang mengejar agenda Bapak ke mana-mana? Apakah tidak rajin? Atau nanti dapat hak eksklusif seperti tiga wartawan spesial yang dempet Bapak terus baru dibilang rajin?" imbuh Yongki dengan nada geram.

Yongki Sumual menyimpulkan bahwa Kadis Kominfo Steven Liow tidak memahami kerja-kerja pers yang sesungguhnya.

Ia pun secara tegas meminta Gubernur Sulawesi Utara untuk segera mengevaluasi kinerja Steven Liow sebagai Kadis Kominfo Sulut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X