Manado, Sulut Zone -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara dan KPU Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Koordinasi terkait penyelesaian data ganda dan pemilih perbatasan pada tanggal 8 September 2024 di Hotel Aston Manado.
Rapat ini dibuka oleh Lanny Ointu, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Provinsi Sulawesi Utara.
Dalam arahannya, Lanny menekankan pentingnya percepatan penyelesaian data pemilih ganda, terutama setelah dilakukannya uji petik di lapangan, termasuk di wilayah Manado.
"Semua data ganda harus diselesaikan pada level Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)," ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini telah berlangsung sejak tanggal 4 September dan akan berlanjut hingga tanggal 9 September 2024.
Lebih lanjut, Lanny mengungkapkan tantangan teknis yang dihadapi dalam proses penyelesaian data ganda, khususnya terkait wilayah perbatasan. "Beberapa kabupaten dan kota masih memerlukan waktu lebih lama karena mereka meminta bukti validasi sebelum data dapat diverifikasi," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) turut hadir dalam rapat ini untuk membantu menerbitkan Surat Keterangan Penduduk bagi pemilih yang datanya belum terverifikasi.
Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Bawaslu, yang turut memberikan catatan terkait potensi kerawanan data pemilih ganda.
Bawaslu memastikan akan mengawasi proses verifikasi faktual secara ketat untuk meminimalisir potensi sengketa di masa mendatang.
Baca Juga: Demokrat Pilih Djekmon Amisi Gantikan Petrus Simon Tuange Bakal Calon Wabup Talaud
Lanny juga menyoroti bahwa Pilkada 2024 memiliki dinamika yang berbeda dengan pemilu sebelumnya.
"Kita menghadapi banyak pemain baru di tingkat kabupaten dan kota. Oleh karena itu, verifikasi data pemilih sangat penting untuk mencegah sengketa, terutama di Mahkamah Konstitusi," ujarnya.
Sementara Sophian Rahmola, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Provinsi Gorontalo, menyampaikan bahwa saat ini beban tugas semakin bertambah, terutama bagi sosialisasi dan sumber daya manusia (SDM).
Ia memberikan penghargaan kepada teman-teman dari KPU Kabupaten/Kota Sulawesi Utara, Bawaslu Sulawesi Utara, dan Disdukcapil Sulawesi Utara, meskipun ada beberapa pihak yang tidak dapat hadir karena kondisi kesehatan mendadak.
Artikel Terkait
KPU Sulut Hadiri Diskusi "Muda Bicara Politik" di Fisip Unsrat
TPS Loksus Pengungsi Gunung Ruang Jadi Fokus Khusus KPU Sulut
Wah! Tidak Lolos Tes Jasmani dan Narkoba, Petrus Simon Tuange Batal Jadi Calon Wakil Bupati Talaud 2024?
Terkait Kepemimpinan E2L-MAP di Talaud, Moktar Arunde Parapaga: Kita Hanya Sampai 26 Oktober 2024
Kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia "Menampar" Warga yang Suka Flexing Kemewahan
Figurezone : Sosok Paus Fransiskus dan Kesederhanaannya
Teknologi AI untuk Kampanye? Golkar dan Prabowo-Gibran Senang Menggunakannya
Cabup dan Cawabup Yopi Saraung - Adolf Binilang Serahkan Perbaikan Dokumen Syarat Calon ke KPU Talaud
Demokrat Pilih Djekmon Amisi Gantikan Petrus Simon Tuange Bakal Calon Wabup Talaud
Karisma Evi Tiarani Raih Perak di Paralimpiade Paris 2024! Pecahkan Rekor Dunia, Bersaing Sengit dengan Trio Italia