Duka Mendalam Dialami MJLW Atas Meninggalnya Ibunda Tercinta

photo author
Stefanus Goni, Sulut Zone
- Selasa, 2 April 2024 | 18:29 WIB

Tomohon, Sulutzone.com - Keluarga Liow-Runtuwene, terutama Senator Ir. Stefanus BAN Liow, MAP dan Ir. Miky JL Wenur, MAP, harus menghadapi duka yang mendalam dengan meninggalnya Cornelia Runtuwene di RSU Bethesda Tomohon. Beliau meninggalkan dunia pada usia 81 tahun 10 bulan pada Minggu, (31/3/2024) jam 17:14 Wita.

Kehilangan ini juga dirasakan oleh para kader dan simpatisan Partai Golkar Tomohon yang turut memberikan penghiburan kepada keluarga di rumah duka, Kelurahan Walian, Kota Tomohon, sebelum almarhumah disemayamkan di Kecamatan Amurang.

Dalam momen berduka ini, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tomohon, Djemmy Sundah, SE, memberikan kata-kata penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Ia mengajak mereka untuk menyerahkan pergumulan duka cita kepada yang maha kuasa, dengan keyakinan bahwa dukacita ini akan digantikan dengan sukacita iman.

"Kami keluarga besar DPD II Partai Golkar Tomohon, dan DPRD Tomohon mengucapkan turut berdukacita, atas meninggalnya almarhum cornelia Runtuwene, dari keluarga Liow-Runtuwene," kata Sundah.

Rasa duka disampaikan oleh Ir. Miky Junita Linda Wenur MAP, yang juga anggota DPRD Tomohon, menyatakan kesedihannya atas kepergian Ibunya.

Wenur menceritakan bahwa Ibunya telah tinggal bersama mereka sejak tahun 2017 dan bahwa beliau adalah bagian tak terpisahkan dari keluarga tersebut.

"Kami sangat merasa kehilangan atas berpulangnya Mama, Oma kami Cornelia Runtuwene," ucap Wenur

Selama dua tahun terakhir, Cornelia Runtuwene sering kali harus masuk rumah sakit, bahkan beberapa kali mengalami kondisi yang mengkhawatirkan hingga harus dirawat di ICU.

Meskipun demikian, keluarga berharap akan kesembuhan beliau. Namun, takdir berkata lain, dan pada hari Paskah, Cornelia Runtuwene dipanggil oleh Tuhan.

Kehadiran Cornelia Runtuwene dalam keluarga Liow-Runtuwene telah meninggalkan kenangan yang tak terlupakan.

Baca Juga: 5000 Orang Terkena Flu Singapura, Simak Pencegahanya!

Di tengah kesedihan ini, keluarga dan kerabat yang ditinggalkan berusaha memeluk satu sama lain, mencari kekuatan dan ketenangan dalam keyakinan agama mereka.

Meskipun kepergian Cornelia Runtuwene meninggalkan luka yang mendalam, namun mereka yakin bahwa kenangan indah bersama beliau akan tetap hidup dalam hati mereka. (Steven)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Goni

Tags

Rekomendasi

Terkini

X