Sementara itu, interaksi Tawa dengan Ibu Cantik (Marissa Anita) dan Keset (Teuku Rifnu Wikana) menghadirkan drama keluarga yang membumi — tentang relasi orang tua dan anak yang dipenuhi kesalahpahaman, rasa bersalah, dan kasih sayang yang sulit terucap.
“Di film ini, aku bisa berempati dengan apa yang dialami Tawa, tapi juga mencoba memahami posisi ayahnya, Keset,” kata Rachel Amanda. “Semua karakter membawa emosi yang sangat manusiawi; dari marah, kecewa, dendam, sampai ke titik mencoba membuka pintu maaf. Aku berharap penonton tidak hanya terhibur, tapi juga keluar bioskop dengan perasaan yang berbeda setelah menonton.”
“Saya sudah lama berkolaborasi dengan Aco, dan sangat senang bisa kembali bekerja sama di film panjang pertamanya dengan dukungan BION Studios,” ujar produser Ajish Dibyo. “Ini menjadi milestone penting, bukan hanya bagi Aco, tapi juga bagi saya, karena sejak awal berproses bersama kami memang memimpikan debut film panjang ini. Lewat Suka Duka Tawa, Aco menunjukkan pendewasaan yang kuat sebagai pembuat film.”
Tonton film Suka Duka Tawa di bioskop mulai 8 Januari 2026 di bioskop Indonesia. Ikuti perkembangan terbaru dari film Suka Duka Tawa persembahan BION Studios dan Spasi Moving Image melalui akun-akun media sosial resmi.
***
Artikel Terkait
Bukan Hanya Jaga Patok Batas, Posad Kabaruan Talaud Hadir sebagai Saudara di Tengah Kedukaan Warga
Cermin Kedekatan TNI dan Rakyat, Danpos Marampit Talaud Ikuti Prosesi Adat Penyalaan Pohon Terang
Respons Cepat Laporan 110, Tim Gabungan Polresta Manado Sisir Kampung Mayondi
Manado Resmi Jadi Kota Kreatif Indonesia 2025, Musik Jadi Senjata Utama!
Akses Darat Terputus, Pertamina Pasok 360 Ton Elpiji ke Aceh Lewat Jalur Laut dan Udara
Pertamina Peduli Kerahkan Relawan dan Layanan Medis Door-to-Door Bagi Korban Bencana di Sibolga dan Aceh Tamiang
Hanyut 1,5 Bulan Hingga ke Papua, Opa Charles Akhirnya Pulang dan Rayakan Natal Bersama Keluarga Berkat Bantuan Gubernur Sulut
Waduh!!! Mafia BBM "Marco" di Minsel Diduga Kebal Hukum Akibat Pembiaran Kapolres???
Polresta Manado Ungkap Dua Kasus Pembunuhan Menonjol di Wori dan Bunaken
Gebrakan 1 Tahun Yulius Selvanus: Intip Kebijakan dan Realisasi Anggaran Sulut Maju 2025!