"Kebiasaan di Polri tidak isi full karena Glock 17 akan macet," ungkapnya.
Baca Juga: Benarkah Bharada E Telah Berkata Jujur? ini Kata Kamaruddin Simanjuntak
"Fakta yang membuat kami kaget juga, ada 8 selongsong milik Bharada E, padahal pelurunya itu, okelah kalau dibilang kita ikuti 17, kalau dikeluarkan 5, koq ada 8 selongsong," tuturnya.
Lanjut Dia lagi, ini menggambarkan bahwa TKP tersebut sudah rusak.
"Kembali lagi, kualitas saksi mana lagi yang bisa kita percaya," kata Ronny Talapessy.
Baca Juga: Mengejutkan! Setelah Diperiksa dengan Polygraph, Ferdy Sambo Sebut Hasilnya Seperti ini
Sementara itu, pengacara Ferdy Sambo, Febridiansyah, kematian Brigadir J disebabkan oleh tembakan di dada.
"Hasil visum itu disebutkan kematian itu disebabkan tembakan di dada. Tembakan di dada itu tembakan kapan? tembakan pertama dari Richard Elezer (Bharada E)," kata Febridiansyah.***
Artikel Terkait
Orang Tua Bharada E Ungkap Awal Putranya Jujur Soal Brigadir J; Dua Hari Hanya Makan Nasi Sayur Yang Lain Enak
Orang Tua Richard Eliezer Tampil di Publik, Awal Kisah Bharada E Berani Jujur Diungkap
Penyesalan Ibunda Bharada E Lihat Puteranya Pakai Kemeja Orange di Mabes Polri, Nyesek!
Suara Hati Ibu Bharada E Kepada Ibunda Brigadir J; Hancur Hati Saya Tak Sehancur Hati Ibu Rosti
Benarkah Bharada E Telah Berkata Jujur? ini Kata Kamaruddin Simanjuntak
Ciri-Ciri Wanita yang Menangis Keluar dari Rumah Ferdy Sambo Diungkap Pengacara Bharada E
Bharada E sebagai JC, Ketua LPSK: Dapat Keringanan Hukuman, Remisi dan Hak Terpidana
Ferdy Sambo Sebut Tidak Ada Perintah Menembak, Bharada E Tetap Tegas Ungkap Hal Ini
Ferdy Sambo dengan 'Hajar Cad, Bharada E: 'Woy kau tembak! Kau tembak cepat! Cepat kau tembak!’
Pembunuhan Brigadir J, Bharada E : Kata FS: Kalau Kamu yang Tembak Yosua, Nanti Aku yang Jaga Kamu: Kamu Aman