SULUTZONE - Tante mendiang Brigadir J, Roslin Simanjuntak menyebut bahwa Ferdy Sambo masih mempunyai relasi kekuasaan.
Hal itu dia sampaikan ketika diwawancarai pada program Rosi Kompas TV beberapa waktu lalu.
Video wawancara antaran Rosi Kompas TV dan Tante Brigadir J Roslin Simanjuntak dibagikan oleh akun TikTok @Tampubolon.
Tante Brigadir J tersebut mengungkapkan pernyataannya bahwa Ferdy Sambo masih mempunyai relasi kekuasaan, dimana berdasarkan pengalamannya hadir di persidangan.
Baca Juga: BNN Musnahkan 50 Ribu Pohon Ganja di Sumatera Utara
Roslin Simanjuntak awalnya mengaku merasa lega telah melihat wajah Ferdy Sambo secara langsung.
"Perasaan kami lega dan puas, karena memang kami pengen melihat mimik wajah mereka bagaimana mereka berhadapan langsung dengan kami, " kata Tante mendiang Brigadir J itu.
"Memang secara rasa waswas itu ada ya, bagaimana mereka masih mempunyai relasi kekuasaan yang kami lihat. Sedangkan kita masuk ke persidangan aja ada perbedaan antara kesaksian si Richard, kesaksian dengan si PC dan si Sambo ada perbedaan waktu kami masuk diruang persidangan," Sambung Roslin Simanjuntak.
Baca Juga: Polri dan Dewan Pers Teken PKS Kemerdekaan Pers dan Penegakan Hukum Penyalahgunaan Profesi Wartawan
Menurutnya, perbedaan perlakuan antara terdakwa dirasakan ketika persidangan terhadap para terdakwa kasus pembunugan Brigadir J.
"Perbedaannya waktu kita masuk di kesaksian si Eliezer ya, tas kita nggak diperiksa gitu. Apa yang kita bawa nggak dimasukkan ke alat pendeteksi. Tapi setelah waktu masuk dipersidangan si PC dan si Sambo itu diperiksa semua dan HP HP kita tidak boleh kita bawa keruangan persidangan,"ungkapnya
"Dan setelah si Kuat Ma'ruf dan si RR, itu bisa kita bawa tas kita kedalam ruang persidangan. Disitukan masih nampak relasi kekuasaan itu," lanjut Roslin Simanjuntak.***
Artikel Terkait
Motivator Mario Teguh dan Pengacaranya Datangi Bareskrim Polri, Soal Dugaan Penipuan Robot Trading Net89
Viral! Gara-Gara 'Catcalling' terhadap Bule Rusia, Polisi Selidiki Siapa Oknum Sopir Taksi ini
Deskripsikan Nama HT, Presiden Jokowi Tak Kuasa Lihat Aksi Lucu Cak Lontong
Saksi Ariyanto Akui Diminta Terdakwa Chuck Mengambil CCTV di Pos Keamanan Kompleks Polri Duren Tiga
Polri dan Dewan Pers Teken PKS Kemerdekaan Pers dan Penegakan Hukum Penyalahgunaan Profesi Wartawan
Polri dan Dewan Pers, Sepakati Perlindungan Pers dan Penegakan Hukum Menyalahgunakan Profesi Wartawan
BNN Musnahkan 50 Ribu Pohon Ganja di Sumatera Utara
Tiga Provinsi Baru Resmi di Papua, Ini Nama Penjabatnya
Provinsi di Indonesia Resmi Menjadi 37
Polisi Selidiki Penemuan Empat Mayat Mengering di Sebuah Perumahan