Ujang saat itu nyaris dibunuh menggunakan kopi sachet yang ditemukan istrinya di depan rumahnya dan dibawa masuk ke dalam rumah.
“Sama si Ujang Zaenal ini diseduhlah jadi kopi, setelah diminum tidak enak. Dicicipin lagi kok tetep gak enak, dibuang, enggak diminum lagi, enggak dilanjutkanlah,” ujar Trunoyudo.
Tak berselang lama, Ujang kemudian merasakan sesak napas dan pusing setelah meminum kopi sachet yang sudah diracun.
“Kemudian merasa seperti sesak napas, pusing. Itu yang dirasakan Ujang Zaenal,” kata Trunoyudo.
Ujang selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Dr. Hafiz di Cianjur akibat kopi tersebut dan menjalani perawatan selama empat hari.***