SULUTZONE - dugaan kasus korupsi di Morowali Utara (Morut) menarik perhatian KPK.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada dugaan korupsi pembangunan gedung DPRD Morowali Utara (Morut)
KPK periksa sejumlah pejabat di Morowali Utara (Morut) atas dugaan kasus korupsi tersebut.
Dilangsir SULUTZONE.com dari Antara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp8 miliar.
Yaitu terkait dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pekerjaan pembangunan Gedung DPRD Tahap I Tahun Anggaran 2016 di Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.
"Saat ini, uang dimaksud telah disita tim penyidik sebagai barang bukti," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Jumat.
Baca Juga: Ini Link Video Viral Morowali Utara Rusuh antar Karyawan di PT GNI Morut Sulteng
KPK mengungkapkan uang senilai Rp8 miliar tersebut masuk ke kas daerah Pemkab Morowali Utara dari pihak terkait kasus itu.
Untuk mendalami adanya uang tersebut, KPK juga telah memeriksa tiga saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 5 Januari 2023.
Yang diperiksa yaitu Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi, Wakil Bupati Morowali Utara Djira Kendjo, dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Morowali Utara Masjudin Sudin.
Baca Juga: Viral Kerusuhan Karyawan di PT GNI Morut Sulteng, Begini Pernyataan Pihak Polda Sulteng
"Ketiga saksi hadir dan didalami pengetahuannya, antara lain terkait dengan masuknya uang senilai Rp8 miliar ke kas daerah Pemkab Morowali Utara dari setoran pihak yang terkait dengan perkara ini," kata Ali.
Usai diperiksa, Delis mengaku dikonfirmasi soal adanya transfer uang tersebut dari pihak ketiga ke rekening Pemkab Morowali Utara.