Sulutzone - Kerusakan bangunan atau rumah warga akibat gempa berkekuatan 6,1 magnitudo (M) yang terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu petang, belum tercatat.
Hal itu disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut.
"Untuk sejauh ini laporan dari kewilayahan, dari camat, segala macam, masih aman," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Satria Budi saat dikonfirmasi, dilansir dari ANTARA.
Baca Juga: Ditetapkan Tersangka! Oknum Perwira Paspampres Yang Diduga Pelaku Pemerkosaan Terancam Dipecat
Menurutnya Bupati Garut Rudy Gunawan langsung memerintahkan seluruh aparat di kewilayahan untuk melakukan evaluasi seluruh wilayah.
Himbauan itu guna mengantisipasi ada rumah warga yang rusak. Karena, kata dia, sejauh ini belum ada laporan terkait rumah rusak.
Satria pun memastikan jika pesan berantai atau video yang beredar terkait laporan kerusakan di media sosial itu belum benar adanya.
Baca Juga: Gempa Bumi Hari Ini, Mengguncang Garut Jawa Barat berkekuatan 6,4 M, Berpotensi Tsunami?
"Hoaks itu, nggak ada, belum ada ya," kata Satria.
Sementara itu, warga asal Garut bernama Ningrum (35) mengaku merasakan guncangan gempa tersebut. Saat itu, ia mengaku sedang berada di ruang kelas perkuliahan di salah satu universitas di Garut.
"Saya sedang di kelas, merasa ada gempa saya langsung keluar karena takut," kata Ningrum.
Dia juga mengaku cukup trauma atas gempa yang sebelumnya pernah ia alami di Tasikmalaya pada tahun 2009.
Dia juga berharap gempa yang terjadi di Garut tidak menimbulkan kerusakan apapun.