SULUTZONE - Fakta terbaru dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Dalam rekaman CCTV sosok Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo bernama Diryanto alias Kodir terlihat sedang berlari menunjukkan ekspresi panik.
Penampakan Kodir itu terungkap ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) menayangkan rekaman CCTV dalam persidangan untuk menggali keterangan dari saksi ahli Puslabfor Polri Hery Priyanto.
Saat rekaman CCTV tersebut ditayangkan, Ketua Majelis Hakim merasa heran dengan kemunculan Kodir dalam CCTV saat terjadinya peristiwa penembakan di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga.
Baca Juga: Soal Pisah Rumah dan Wanita Lain, Kubu Ferdy Sambo Sebut Keterangan Bharada E Ngarang Cerita
“Ini siapa, tahu?,” tanya Hakim Suhel dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Kamis, 1 Desember 2022.
“Kodir yang saksi kita hadirkan,” jawab salah jaksa.
Hakim Suhel menunjuk sosok Kodir yang terlihat keluar masuk rumah Ferdy Sambo saat detik-detik peristiwa penembakan terjadi pada tanggal 8 Juli 2022 sekitar pukul 17.00 hingga 17.12 WIB.
Kodir dalam tayangan rekaman CCTV juga terlihat berkomunikasi dengan Adzan Romer, mantan ajudan Ferdy Sambo, di luar rumah. Kodir juga terlihat berlarian di sekitar rumah tersebut.
“Itu si kodir masuk itu? Waktu memberikan keterangan saksi (kesaksian), dia di luar saja, jam 8 (20.00) baru dia masuk,” kata Hakim Suhel.
Hakim lantas menyayangkan rekaman CCTV itu tidak diperlihatkan saat Kodir hadir sebagai saksi dalam persidangan, sehingga keterangan sebenarnya bisa diperoleh dengan barang bukti yang diperlihatkan.
“Mestinya ini pada waktu pemeriksaan Kodir diperlihatkan, ini kan ada bukti. Kalau seandainya bukti itu sudah ada disini kan dia bisa diperlihatkan, lihat itu (rekaman CCTV),” tutur Hakim Suhel.***