Sulutzone - Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali meluncurkan awan panas guguran sebanyak dua kali.
Awan panas yang diluncurkan sejauh 1.000 meter (1 kilometer) ke arah Kali Boyong.
Hal ini disampaikan lewat laporan resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
Baca Juga: Polisi Selidiki Penemuan Empat Mayat Mengering di Sebuah Perumahan
Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso mengungkapkan, awan panas guguran pertama terjadi pada pukul 09.05 WIB. Adapun jarak luncur awan panas guguran sejauh lebih kurang 1 km ke arah Kali Boyong atau barat daya.
"Awan panas guguran tercatat di seismograf dengan amplitudo 18 mm dan durasi 135 detik," ujarnya, dalam keterangan persnya, Jumat 11 November 2022, dilansir dari Antara News.
Pihak BPPTKG mencatat, awan panas guguran terakhir kali keluar dari Gunung Merapi pada 22 Juni 2022.
Baca Juga: Provinsi di Indonesia Resmi Menjadi 37
Selama pengamatan BPPTKG mulai pukul 06.00 sampai 12.00 WIB, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang sampai tebal setinggi 30-150 meter di atas puncak kawah Merapi.