nasional

Prabowo Minta Wartawan Keluar Saat Sarasehan KSTI 2026, Ingin Bicara "Hati ke Hati" dengan Rektor dan Guru Besar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:46 WIB
Prabowo Menyuruh Wartawan Keluar Ngopi

SulutZone.com – Presiden Prabowo Subianto meminta para wartawan meninggalkan ruangan saat memberikan sambutan dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (26/6/2026).

Permintaan tersebut disampaikan setelah Presiden berbicara sekitar 30 menit di hadapan ribuan peserta yang terdiri dari rektor, guru besar, dosen, peneliti, ilmuwan, serta sivitas akademika dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Di hadapan peserta, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya ingin berbicara secara lebih terbuka dan "hati ke hati" dengan kalangan akademisi. Karena itu, ia mempersilakan para jurnalis untuk keluar dari ruang pertemuan.

"Dengan hormat saya mengundang para wartawan untuk minum kopi di luar," ujar Prabowo sebelum melanjutkan sesi yang berlangsung tertutup.

Presiden menjelaskan bahwa dirinya ingin menyampaikan berbagai data, fakta, serta pandangan yang dimilikinya kepada para akademisi agar dapat dikaji secara ilmiah.

Menurutnya, para ilmuwan memiliki kapasitas untuk menilai secara objektif setiap informasi yang disampaikan pemerintah. Karena itu, diskusi tertutup dinilai lebih memungkinkan berlangsung secara mendalam dan terbuka.

Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 sendiri merupakan forum nasional yang mempertemukan unsur pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia industri. Kegiatan yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 tersebut mengangkat tema "Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia."

Forum ini diikuti sekitar 2.600 peserta dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta, termasuk para rektor, guru besar, dosen, peneliti, serta perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan arah kebijakan pemerintah terkait penguatan riset, inovasi, industrialisasi, ketahanan pangan, energi, hingga pembangunan sumber daya manusia.

Momen ketika wartawan diminta keluar dari ruangan kemudian menjadi perhatian publik setelah potongan videonya beredar luas di media sosial. Hingga acara berakhir, tidak ada keterangan resmi yang menyebut adanya larangan permanen terhadap peliputan, melainkan hanya pembatasan saat sesi diskusi yang disebut Presiden sebagai pembicaraan "hati ke hati" bersama para akademisi.

Tags

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB