Sulutzone.com -- Kecelakaan tragis terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam. Insiden ini melibatkan kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak rangkaian KRL Commuter Line yang tengah berhenti di jalur.
Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bagian belakang KRL. Sejumlah gerbong ringsek dan memicu kepanikan penumpang di lokasi kejadian.
Berdasarkan data sementara, jumlah korban meninggal dunia mencapai 14 orang, sementara lebih dari 80 penumpang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas gabungan dari PT KAI, Basarnas, dan kepolisian harus bekerja ekstra karena beberapa korban dilaporkan terjepit di dalam gerbong yang mengalami kerusakan berat.
Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan. Pihak berwenang tengah mengumpulkan data dan melakukan investigasi untuk mengetahui faktor utama insiden tersebut.
Dampak dari kecelakaan ini juga mengganggu operasional perjalanan kereta api di wilayah tersebut. Sejumlah perjalanan kereta jarak jauh maupun KRL mengalami keterlambatan bahkan pembatalan.
Pihak PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian ini serta memastikan penanganan korban menjadi prioritas utama.
Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan perkeretaapian paling serius yang terjadi di wilayah Jabodetabek dalam beberapa tahun terakhir.