nasional

Pasca Insiden Rinjani, Menteri Kehutanan Siapkan Evaluasi Total SOP Pendakian, Gelang RFID hingga Peringkat Gunung

Sabtu, 5 Juli 2025 | 19:28 WIB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ungkap akan melakukan banyak evaluasi pada SOP pendakian gunung. (Instagram/rajaantoni)

sulutzone.com – Menyusul insiden jatuhnya pendaki wanita asal Brasil, Juliana Marins, di Gunung Rinjani, Kementerian Kehutanan berencana melakukan perombakan besar-besaran pada Standar Operasional Prosedur (SOP) pendakian gunung di Indonesia. Evaluasi menyeluruh ini mencakup peningkatan sarana prasarana, prosedur penyelamatan, hingga potensi penggunaan teknologi canggih untuk keamanan pendaki.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengevaluasi SOP pengamanan secara total. "Dengan kejadian ini kami akan mengevaluasi secara total prosedur pengamanan, SOP," ujar Raja Juli di kantor Basarnas, Jakarta Pusat, Senin (30/6/2025).

Beberapa perubahan yang sedang dipertimbangkan meliputi penempatan signboard atau papan peringatan di lokasi rawan dan pembukaan posko-posko dengan jarak yang lebih dekat satu sama lain. Tujuannya jelas: untuk meningkatkan kesiagaan dan respons cepat terhadap kondisi darurat.

Tak hanya itu, dari sisi pendaki, Menteri Raja Juli juga menyebut adanya rencana implementasi gelang dengan teknologi RFID (Radio-Frequency Identification). Gelang ini diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi kedaruratan apabila terjadi insiden. "Ada ide RFID atau tadi istilahnya ELT yang dipasangkan di gelang, sehingga secara cepat apabila ada kondisi darurat dengan lebih baik," terangnya.

Peningkatan kompetensi pemandu pendakian juga menjadi fokus. Nantinya, pemandu akan melalui proses sertifikasi yang lebih ketat. Selain itu, ada gagasan untuk menerapkan sistem peringkat atau klasifikasi gunung-gunung di Indonesia berdasarkan tingkat kesulitannya. Hal ini bertujuan untuk membatasi pendaki agar tidak langsung mencoba gunung yang sangat menantang tanpa pengalaman sebelumnya. "Misalkan kalau belum pernah naik gunung A yang kedaruratannya lebih kecil, maka tidak boleh naik gunung B dan sebagainya," tutur Raja Juli.

Evaluasi ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan keselamatan para pendaki gunung di Indonesia, menjadikan pengalaman petualangan di alam bebas lebih aman dan terencana.

Tags

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB