oleh Dedy Dagomes, Pemimpin Umum Sulutzone.com
Di tengah riuhnya gelombang digital dan kerasnya persaingan di industri media, saya menemukan sebuah tempat yang terasa seperti rumah.
Sebuah "rumah besar" yang berdiri kokoh, menawarkan perlindungan dan harapan bagi kami para pengusaha media muda.
Rumah itu bernama Promedia Teknologi Indonesia.
Sekarang, di usianya yang keempat, Promedia bukan lagi sekadar platform bagi saya, melainkan sebuah ekosistem yang menumbuhkan dan membimbing, seolah ia adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan saya.
Saya menaruh harapan yang begitu besar pada Promedia.
Bagi saya, ia bukan hanya mitra bisnis biasa, tapi tempat bernaung dari kerasnya persaingan yang kadang terasa mencekik.
Promedia adalah mercusuar di lautan informasi yang terus bergelora, menuntun kami.
Di sinilah, saya dan rekan-rekan mediapreneur lainnya dibekali ilmu jurnalistik yang relevan dan pemahaman mendalam tentang digitalisasi, dua pilar utama dalam membangun media di era modern.
Saya sering berpikir, meskipun Promedia baru berusia 4 tahun, rumah ini senantiasa seperti telah memiliki segudang pengalaman yang siap dijadikan pelajaran hidup.
Kata-kata ini bukan sekadar pujian; ini adalah pengakuan atas kebijaksanaan yang terakumulasi dari proses belajar dan berbagi yang tanpa henti di dalamnya.
Perjalanan saya di Promedia adalah cerminan dari interaksi antar manusia yang membentuk sebuah komunitas, sebuah keluarga.
Di dalamnya, ada sosok-sosok yang telah menjadi pilar penuntun, memberikan arahan dan dukungan yang tak ternilai:
Ada Mas Agus Sulistriyono. Saya menggambarkannya sebagai sosok Orang Tua yang bijak. Perannya sebagai penuntun utama bagi kami para pengusaha muda media sungguh terasa, memberikan landasan moral dan strategi yang kuat dalam mengembangkan bisnis kami. Beliau adalah sumber inspirasi kebijaksanaan yang selalu saya cari.
Kemudian, muncul Agil Santoso. Saya mengibaratkannya sebagai kakak tertua kami. Agil selalu siap sedia membantu kami para mediapreneur dalam setiap aspek pekerjaan. Dia adalah figur yang bisa diandalkan, tempat berbagi keluh kesah dan mencari solusi ketika kebingungan melanda.