nasional

6 Mitos Tentang Rip Current, Salah Satunya Tentang Cara Penyelamatan yang Makin Membahayakan Jika Tetap Dilakukan

Sabtu, 1 Februari 2025 | 19:50 WIB
Foto ilustrasi tanda rip current di pantai . (Ist)

Tarikan arusnya ke arah laut juga bervariasi, terkadang arus rip berakhir tepat di luar garis pecahnya gelombang.

Namun di lain waktu, arus rip terus mendorong ratusan meter ke lepas pantai.

Ada beberapa mitos tentang rip current yang dipercaya oleh sebagian orang, namun rupanya justru beberapa mitos tersebut membahayakan.

Baik itu terkait sifat rip current, maupun cara penyelamatan yang malah berakibat fatal hingga memungkinkan menambah korban jiwa.

Rip current membahayakan untuk semua orang

Mitos: Seseorang yang jago renang bisa selamat dari rip current

Fakta: BMKG dan National Oceanic and Atmosphere mengungkapkan jika arus balik rip current ini bahkan membahayakan untuk perenang profesional hingga atlet renang sekalipun

Arah terseretnya korban oleh arus rip current

Mitos: Rip current membuat orang tenggelam

Fakta: Arus dari rip current tidak menarik orang ke bawah, tapi membuat orang di atasnya berputar di area rip current atau menjauh dari bibir pantai, melewati ombak yang pecah

Penyelamatan yang salah

Mitos: Saling bergandengan tangan adalah penyelamatan yang efektif

Fakta: Membentuk rantai manusia dengan bergandengan tangan untuk saling menarik justru sangat berbahaya dan membuat risiko tenggelam atau jatuhnya lebih banyak korban.

Tanda-tanda rip current

Mitos: Rip current selalu terlihat 

Halaman:

Tags

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB