Seperti yang dialami oleh aktor muda, Syakir Daulay yang dikira AI Meta merupakan vokalis terkenal dari grup musik D'Masiv.
"Syakir Daulay adalah seorang penyanyi dan musisi Indonesia. Dia dikenal sebagai vokalis grup musik D'Masiv," begitu jawaban keliru dari AI Meta kepada Syakir Daulay yang tampak dalam unggahan Instagram @syakirdaulay, pada Kamis, 19 Desember 2024.
Berkaca dari hal itu, AI Meta sebenarnya dapat memberi keuntungan untuk artis maupun content creator di media sosial (medsos). Berikut ini ulasan selengkapnya.
Meningkatkan Personal Branding
CEO Pvotal Technologies (perusahaan teknologi), Yashin Manraj mengungkap pandangannya terkait tujuan yang sebenarnya diberikan oleh AI Meta.
Dilansir dari The Drum, Manraj mengatakan content creator dapat memanfaatkan AI Meta untuk meningkatkan personal branding (mengiklankan dirinya) di medsos.
"Tujuan akhirnya bukan sebagai alat, namun apa yang dapat dimanfaatkan content creator untuk meningkatkan personal branding," ujar Manraj.
Hal yang melatari pernyataan Manraj itu karena Meta AI mampu mengumpulkan data tentang apapun yang diinginkan oleh penggunanya.
Secara bisnis, seseorang juga bisa menggencarkan informasi tentang produknya hingga akhirnya dikenal oleh AI Meta.
"AI Meta ini mampu mengumpulkan data tentang apapun yang diminta penggunanya, sehingga pengguna juga bisa meningkatkan brandingnya," terangnya.
Lantas, Lantas, bagaimana cara untuk bisa berinteraksi dengan AI Meta melalui Whatsapp? Begini caranya.
Cara Berinteraksi dengan AI Meta di Whatsapp
Pada dasarnya, cara untuk berinteraksi dengan AI Meta di Whatsapp itu cukup mudah. Dalam aplikasi Whatsapp, fitur canggih itu dapat diakses melalui tiga cara.
Pertama, pengguna dapat mengakses AI Meta lewat tombol lingkaran warna ungu di sebelah tombol tanda plus yang biasa dipakai untuk membuat obrolan baru.
Kedua, fitur itu juga dapat diakses melalui kolom pencarian Whatsapp versi terbaru yang kini tidak hanya dapat dipakai untuk mencari konten, namun juga untuk mencari jawaban di AI Meta.