Kairo, Sulut Zone — Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan harapannya agar olahraga asli Indonesia, yaitu Pencak Silat, menjadi cabang olahraga resmi di Mesir.
Hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers usai melakukan pertemuan bilateral bersama dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El Sisi di Istana Kepresidenan Al-Ittihadiyah, Kairo, Mesir, Rabu (18/12).
Prabowo mengungkapkan dari berbagai bidang kerjasama yang akan semakin diperkuat antara Indonesia dan Mesir, salah satunya adalah bidang kebudayaan.
Ia menyoroti khususnya olahraga Pencak Silat yang memilik banyak peminat di Mesir.
“Di bidang kerjasama budaya, kami juga ingin memajukan pencak silat. Bela diri yang sekarang sudah digemari di Mesir,” ungkap Prabowo.
Prabowo mengungkap bahwa dirinya mendapatkan laporan terdapat 4.000 lebih anak muda di Mesir yang menggeluti Pencak Silat.
“Kalau bisa, jadi cabang olahraga resmi di Mesir. Saya dapat laporan sudah 4.000 lebih anak-anak muda Mesir yang belajar pencak silat,” kata dia.
Seperti diketahui, Prabowo menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) sejak 21 tahun yang lalu. Ia dalam berbagai kesempatan kerap mempromosikan Pencak Silat di kancah internasional agar semakin mendunia.
Artikel Terkait
Cole Palmer: Bintang Chelsea yang Tak Tergoyahkan, Kecuali...
Jelang Laga Timnas Indonesia vs Filipina di AFF 2024, Erick Thohir dan Coach Justin Satu Suara: Harus Menang
Jadi Pembicara BRI CoreLab di UIN Raden Fatah Palembang, CEO Promedia Ungkap Perjalanan 17 Tahun Kariernya Jadi Jurnalis!
Prabowo Tiba di Kairo, Disambut Sejumlah Pejabat Tinggi Mesir dan Jajar Kehormatan
Para Siswa SD WNI di Kairo Sambut Prabowo Kenakan Pakaian Adat Sumbar: Bangga, Senang
3 Kali Pilkada, Para Wakil Selalu Naik Tahta di Bitung? Ini Faktanya
Bahaya Jalan Berlubang! Piere Tendean, Manado Tanpa Tanda Peringatan
Fakta Terkini Kasus Korupsi yang Pernah Bikin Geger di Indonesia, dari Harvey Moeis hingga Tom Lembong
Tragis! Pemuda Asal Minahasa Hanyut di Pantai Bahu Mall
Prabowo Bertemu Presiden Mesir, Ingin Tingkatkan Kerjasama Perdagangan hingga Pendidikan