Apalagi, data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2023 menunjukkan bahwa tingkat penetrasi internet di Indonesia mencapai angka 79,5%, meningkat 1,4% dibanding periode sebelumnya.
Menparekraf Sandiaga Uno percaya bahwa ini adalah momentum yang tepat untuk memanfaatkan transformasi digital bagi para UMKM.
Dengan memperluas akses pembiayaan alternatif melalui platform teknologi finansial, pelaku UMKM dapat lebih cepat mendapatkan akses permodalan.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Tertinggal 0-1 dari Guinea dalam Playoff Olimpiade 2024
Dia juga menekankan pentingnya fintech dalam membantu memecahkan sekat-sekat yang ada dan lebih cepat memberikan akses permodalan.
Selain itu, Sandiaga Uno juga berpesan kepada penyedia fintech untuk menyiapkan sistem pembayaran dan keamanan siber yang baik.
FIFTY pada dasarnya merupakan program dari Kemenprekraf yang mempertemukan antara pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dengan fintech.
Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Anggara Hayun Anujuprana mengatakan, pada 2022 sampai 2023, FIFTY berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp1,3 triliun.
Kegiatan ini diharapkan memudahkan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif mendapatkan pembiayaan Teknologi Finansial baik P2P Lending maupun Securities/Equity Crowdfunding yang telah berizin OJK.
Melalui pelatihan dan pendampingan serta business matching yang akan dilaksanakan pada Agustus 2024, para pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas usahanya.
Baca Juga: Kapolda Pantau Langsung Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Kota Manado
Lewat platform FIFTY, pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang ingin mengakses pembiayaan alternatif melalui teknologi finansial dapat mendaftar untuk mendapatkan pendampingan dan pelatihan dalam meningkatkan kapasitas usaha.
Keberadaan FIFTY diharapkan dapat mendorong perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di Kota Bogor, yang memberikan kontribusi besar pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pada 2023, sektor ini mencapai sepertiga dari total PAD Kota Bogor. Peluncuran FIFTY ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sofiah; CEO and Founder Bizhare.id, Heinrich Vincent; Head of Business Acquisition LBS Urun Dana, Made Adisaputro; CEO and Founder FundEx, M. Agung Wibowo; dan Co-Founder & Direktur Utama ALAMI Sharia, Harza Sandityo.